DETAIL DOCUMENT
Pengukuran Perubahan Kelembaban Tanah di Daerah Perakaran Tanaman Menggunakan Soil Moisture Sensor YL 69 Berbasis Arduino Mega 2560
Total View This Week0
Institusion
Universitas Jember
Author
HIDAYAH, Muhammad Lukman
Subject
Kelembaban Tanah 
Datestamp
2019-11-25 01:08:16 
Abstract :
Penelitian dilaksanakan di glasshouse Biofisika, Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Jember. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil kelembaban tanah di sekitar perakaran tanaman serta untuk mengetahui hubungan kelembaban tanah sekitar perakaran berdasarkan titik pengukuran menggunakan soil moisture sensor YL 69 berbasis Arduino Mega 2560. Metode pengukuran dalam penelitian ini adalah dengan memvariasi titik pengukuran atau titik penancapan sensor ke media tanam. Variasi titik pengukuran yaitu pengukuran kelembaban tanah di kedalaman 4 cm dan 8 cm yang disusun mengelilingi tanaman sehingga grafik yang diperoleh membentuk pola radial atau melingkar. Berdasarkan hasil dan analisa penelitian dapat diketahui alat yang telah didesain mampu mengukur perubahan tanah. Grafik yang dihasilkan membentuk pola melingkar yang tidak beraturan. Hasil tersebut dikarenakan pola sebaran akar tomat mawar yang menyebar ke segala arah dengan jenis akar adalah serabut dan tunggang. Sehingga nilai kelembaban tanah yang diperoleh terdapat 2 perubahan yaitu semakin mengecil dan ada juga yang semakin membesar. Perubahan yang semakin membesar dikarenakan adanya kemungkinan bahwa di sekitar sensor terdapat akar tanaman sehingga air tanah bergerak menuju akar. Sedangkan perubahan yang semakin menurun dikarenakan adanya serapan oleh akar tanah. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa profil kelembaban tanah di sekitar perakaran tanaman dari hasil pengukuran soil moisture sensor YL 69 berbasis Arduino Mega 2560 yang didesain menunjukkan bahwa kelembaban tanah di sekitar perakaran mengalami perubahan nilai terhadap waktu. Perubahan kelembaban tanah yang terbaca oleh sensor YL 69 menunjukkan kecenderungan mengalami penurunan. Hal ini dikarenakan adanya air tanah yang diserap oleh akar-akar tanaman. Kelembaban tanah di sekitar perakaran tanaman memberikan nilai yang berbeda pada titik-titik pengukuran yang berbeda. Kelembaban tanah pada daerah permukaan dengan kedalaman penancapan sensor 4 cm menunjukkan nilai yang lebih kecil dengan rentang nilai berkisar antara 37.25% - 63.50% dibandingkan kelembaban tanah di kedalaman 8 cm berkisar antara 62.50% - 85.75%. Hasil ini menunjukkan adanya hubungan antara kelembaban tanah dan posisi titik pengukuran yang didapat dari soil moisture sensor YL 69 berbasis Arduino Mega 2560. 

Institution Info

Universitas Jember