DETAIL DOCUMENT
Analisis Perbandingan Ber dan Papr Dalam Transmisi Citra Pada Sistem 4g Lte Menggunakan Modulasi Qpsk, 16-Qam, Dan 64-Qam
Total View This Week0
Institusion
Universitas Jember
Author
AKSARA, Deschie Tri
Subject
transmisi citra 
Datestamp
2020-04-01 01:15:29 
Abstract :
Teknologi telekomunikasi saat ini menuntut penggunaan data rate yang tinggi dalam proses pengiriman data. OFDM merupakan teknologi multiplexing yang didasarkan pada penyebaran data untuk ditransmisikan melalui banyak carrier yang dimodulasikan pada kecepatan data rendah. OFDM memiliki keunggulan tahan terhadap multipath delay spread, frequency selective fading, serta modulasi dan demodulasi yang efisien. SC-FDMA, teknik multiple access, dapat mengatasi permasalahan dari OFDM yaitu sensitif terhadap frequency offset dan besarnya nilai Peak to Average Power Ratio (PAPR). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik BER dan PAPR terhadap SNR, menganalisis perbandingan BER dan PAPR terhadap SNR pada sistem OFDM dan SC-FDMA, dan mengetahui perbandingan kinerja teknik modulasi QPSK, 16-QAM dan 64QAM. Penelitian dijalankan dengan melakukan simulasi pengiriman citra melalui kanal Rayleigh Fading menggunakan modulasi QPSK, 16-QAM, dan 64-QAM. Parameter SNR yang diteliti sebesar 0-16 dB. Faktor penggunaan kanal Rayleigh fading dalam pentransmisian citra menghasilkan bahwa SC-FDMA memiliki ketahanan noise yang lebih tinggi saat menggunakan modulasi QPSK dengan nilai PAPR yang stabil di angka 0,9 dB, OFDM memiliki ketahanan noise yang lebih tinggi saat menggunakan modulasi 16-QAM dan 64-QAM dengan rata-rata nilai PAPR yang semakin meningkat dari SNR 0 dB hingga 16 dB. 

Institution Info

Universitas Jember