DETAIL DOCUMENT
Determinan Kepatuhan Keluarga Dalam Membantu Pengobatan Penderita Skizofrenia di Wilayah Puskesmas Perkotaan Kabupaten Jember
Total View This Week0
Institusion
Universitas Jember
Author
NURAINI, Heni
Subject
Kepatuhan Keluarga 
Datestamp
2020-04-09 01:01:27 
Abstract :
Meningkatnya jumlah orang dengan gangguan jiwa skizofrenia tidak sebanding dengan jumlah penderita yang melakukan pengobatan. Hal ini dibuktikan dengan data Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 mencatat dari 84,9% penderita yang menjalani pengobatan terdapat 51,1% penderita yang tidak patuh minum obat (Riskesdas, 2018). Kepatuhan minum obat penderita skizofrenia dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu faktor internal (berasal dari diri penderita skizofrenia) dan faktor eksternal (berasal dari keluarga dan lingkungan). Kepatuhan terhadap pengobatan merupakan cara efektif untuk mencegah kekambuhan penderita sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan penderita skizofrenia. Penelitian tentang faktor kepatuhan minum obat pada penderita skizofrenia telah banyak dilakukan, namun penelitian tentang determinan keluarga dalam membantu pengobatan penderita skizofrenia di Jawa Timur khususnya Kabupaten Jember belum pernah dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan keluarga dalam membantu pengobatan penderita skizofrenia di Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita skizofrenia yang sedang mengkonsumsi obat dan sedang rawat jalan di puskesmas perkotaan Kabupaten Jember sebanyak 295 orang dengan jumlah sampel sebanyak 107 orang yang diambil dengan teknik multistage cluster sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah karakteristik penderita (usia, jenis kelamin, durasi masa sakit), karakteristik keluarga (usia, jenis kelamin, status ekonomi, pendidikan, status kekerabatan), lama merawat, jarak ke pelayanan kesehatan, efek samping obat, biaya pengobatan, pengetahuan keluarga, dukungan keluarga dan dukungan masyarakat. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah kepatuhan keluarga dalam membantu pengobatan penderita skizofrenia. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner yang telah dilakukan uji validitas. Data primer dianalisis menggunakan teknik analisis univariabel, bivariabel dan multivariable dengan uji chi square yang kemudian disajikan dalam bentuk tabel dan deskripsi tertulis. Pada penelitian ini didapatkan hasil bahwa sebagian besar penderita skizofrenia adalah laki-laki, berusia dewasa (26-45 tahun), dengan durasi sakit sebagian besar >8 tahun. Sebagian besar keluarga yang bertanggung jawab terhadap pengobatan penderita adalah perempuan, berusia lansia, berpendidikan rendah, status ekonomi

Institution Info

Universitas Jember