Institusion
Universitas Negeri Gorontalo
Author
DELAWANTY PAKAYA (STUDENT ID : 811410012)
Dr. LINTJE BOEKOESOE, M.Kes (LECTURER ID : 0010015915)
Dr. SYLVA FLORA NINTA TARIGAN, SH, M.Kes (LECTURER ID : 0023038203)
Subject
RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Datestamp
2015-06-16 00:00:00
Abstract :
ABSTRAK
DELAWANTY PAKAYA. Perbedaan efektifitas ikan kepala timah (Aplocheilus panchax) dan ikan nila Oreochromis niloticus) sebagai predator alami larva nyamuk Aedes aegypti. Jurusan Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan dan Keolahragaan, Universitas Negeri Gorontalo. Pembimbing I Dr. Lintje Boekoesoe, M.Kes dan Pembimbing II Dr. Sylva Flora Ninta Tarigan SH, M, Kes.
Ikan kepala timah lebih banyak memakan larva Aedes aegypti dari pada ikan nila, hal disebabkan karena suhu air dapat mempengaruhi aktivitas makan ikan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah melihat apakah ada perbedaan efektifitas ikan kepala timah dan ikan nila dalam pemberantasan populasi larva nyamuk Aedes aegypti. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui jenis ikan mana yang lebih efektif dan lebih baik untuk memberantas populasi larva nyamuk Aedes aegypti. Waktu yang digunakan dalam penelitian ini adalah 30 menit, 40 menit, 50 menit, 60 menit dan 75 menit.
Penelitian ini menggunakan rancangan praeksperimen (Posttest Only Design) dalam rancangan ini perlakuan atau intervensi telah di lakukan (X), kemudian dilakukan pengukuran (observasi) atau posttest (02). Dimana jumlah sampel sebanyak 960 ekor larva Aedes aegypti instar 1-4. Data diuji dengan uji Two Way Anova.
Hasil penelitian, nilai p 0,341 > = 0,05 dengan demikian H0 diterima, disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan efektifitas ikan kepala timah dan ikan nila sebagai predator alami larva nyamuk Aedes aegypti. Diharapkan kepada masyarakat dapat memberantas vektor penyakit DBD dapat menggunakan ikan kepala timah dan ikan nila dan bagi peneliti lain dapat menggunakan jenis ikan yang berbeda dan dengan larva yang berbeda pula.
Kata Kunci : Efektifitas, Ikan Kepala Timah, Ikan Nila, Aedes aegypti