DETAIL DOCUMENT
PENGARUH TINGKAT INFLASI DAN SUKU BUNGA BANK INDONESIA (BI RATE) TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PADA TAHUN 2005-2013
Total View This Week16
Institusion
Universitas Negeri Gorontalo
Author
DELA NENTO (STUDENT ID : 931410196)
SUPARDI NANI, SE., M.Si (LECTURER ID : 0017077601)
MOHAMMAD AGUSSALIM MONOARFA, SE, MM (LECTURER ID : 0017088001)
Subject
HD28 Management. 
Datestamp
2014-09-10 00:00:00 
Abstract :
ABSTRAK Dela Nento, NIM 931 410 196. 2014. "Pengaruh Tingkat Inflasi dan Suku Bunga Bank Indonesia terhadap Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia Periode 2004-2013". Skripsi, Program Studi S-1 Manajemen, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Gorontalo. Dibawah bimbingan Supardi Nani, SE,M.Si selaku pembimbing I dan Moh. Agussalim Monoarfa, SE,MM selaku pembimbing II. Penelitian ini didasarkan pada rumusan masalah yaitu seberapa besar pengaruh tingkat inflasi dan suku bunga Bank Indonesia terhadap indeks harga saham gabungan pada tahun 2004-2013, adapun yang menjadi tujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh tingkat inflasi dan suku bunga Bank Indonesia terhadap indeks harga saham gabungan pada tahun 2004-2013. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Metode ini digunakan untuk meramalkan pengaruh antara variabel yang satu dengan variabel yang lain, dalam penelitian ini yaitu variabel X1 (Inflasi),X2(Suku Bunga Bank Indonesia) merupakan variabel independen (bebas) dan variabel Y (Indeks Harga Saham Gabungan) merupakan variabel dependen (terikat). Instrumen yang digunakan adalah data sekunder serta untuk menganalisa data digunakan analisis regresi linear berganda, uji F (Simultan), uji t (Parsial) dan asumsi klasik. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat pengaruh Tingkat inflasi dan suku bunga Bank Indonesia bersama-sama terhadap IHSG, sedangkan pengujian secara parsial, Inflasi yang berpengaruh dan suku bunga Bank Indonesia tidak berpengaruh terhadap IHSG. Dengan hasil uji diperoleh persamaan regresi berganda yaitu = 1+ -0.536X1 + -0.816X2 + Nilai koefisien regresi variabel Inflasi sebesar -0.536 dan nilai koefisien regresi variabel suku bunga Bank Indonesia -0.816. Untuk korelasi berganda kedua variabel menunjukkan 0.826 dan mempunyai hubungan yang cukup kuat dengan R Square sebesar 0.683 (68.3%). Hal ini berarti 68.3% variabel Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dapat dipengaruhi oleh variabel Inflasi dan suku bunga Bank Indonesia. Sedangkan sisanya 31.7% dapat dijelaskan oleh variabel diluar model pengujian. Kata Kunci : Inflasi, Suku Bunga Bank Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan  
Institution Info

Universitas Negeri Gorontalo