DETAIL DOCUMENT
RESIDU INSEKTISIDA GOLONGAN ORGANOFOSFAT PADA BUAH CABAI (Capsicum annum Linnaeus) DI BEBERAPA KABUPATEN DI SULAWESI SELATAN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Hasanuddin
Author
YUMARTO, YUMARTO
Dr. Ir. Ahdin Gassa, M.Sc. (LECTURER ID : 0015056003)
Subject
S Agriculture (General) 
Datestamp
2021-11-10 07:20:46 
Abstract :
ABSTRAK YUMARTO Residu Insektisida Golongan Organofosfat Pada Buah Cabai (Capsicum annum Linnaeus) di Beberapa Kabupaten di Sulawesi Selatan (dibimbing oleh Ahdin gasssa dan Sylvia Sjam). Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui kadar residu insektisida yang terdapat pada buah cabai di beberapa Kabupaten di Sulawesi Selatan. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Pengujian Pestisida UPTD Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Maros dan pengambilan sampel di beberapa Kabupaten di Sulawesi Selatan yang merupakan sentra pertanaman cabai. Pengambilan sampel buah cabai dilakukan pada lahan petani yang melakukan aplikasi insektisida yang dilakukan secara diagonal dengan menentukan lima titk pengambilan sampel. Pada setap titik pengambilan sampel, dipilih sepuluh tanaman cabai untuk diambil buahnya yang sudah siap panen. Buah yang sudah di panen dicampur secara merata kemudian dilakukan metode quartering sampai tersisa sebanyak 2 kg buah cabai sebagai sampel uji. Tahapan analisis meliputi : ekstraksi buah cabai, penguapan, pembuatan larutan standar dan penetapan(perhitungan kadar residu). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar residu insektisida berbahan aktif profenofos pada buah cabai di beberapa kabupaten di Sulawesi Selatan masih di bawah batas maksimum residu (BMR) yang telah ditetapkan (5 mg/kg), yaitu berkisar 0,1470 mg/kg? 2,6986 mg/kg, kecuali pada kabupaten Pinrang (Pinrang 2) kadar residunya melewati batas maksimum residu yaitu mencapai 7, 4302 mg/kg. sedangkan kadar residu insektisida berbahan aktif klorpirifos pada buah cabai secara keseluruhan masih di bawah batas maksimum residu (BMR) yang telah ditetapkan (0,5 mg/kg), kadar residunya berkisar 0,0033 mg/kg ? 0,1540 mg/kg. 
Institution Info

Universitas Hasanuddin