DETAIL DOCUMENT
TINJAUAN KRIMINOLOGIS TERHADAP PENYELUNDUPAN PAKAIAN BEKAS SECARA ILEGAL (Studi Kasus Di Kota Parepare)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Hasanuddin
Author
T I A R A, T I A R A
Prof. Dr. Muhammad Said Karim, SH., MH. (LECTURER ID : 0011076202)
Dr. Amir Ilyas, SH.,MH. (LECTURER ID : 0010078002)
Subject
K Law (General) 
Datestamp
2021-11-10 07:48:11 
Abstract :
ABSTRAK TIARA, B111 07 720, Tinjauan Kriminologis Terhadap Penyelundupan Pakaian Bekas Secara Ilega (Studi Kasus Dikota Parepare), penulisan skripsi ini dibawah bimbingan H. M.Said Karim sebagai pembimbing I dan Amir Ilyas sebagai pembimbing II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang menyebabkan timbulnya penyelundupan pakaian bekas dikota Parepare dan untuk mengetahui cara pencegahan yang dilakukan oleh pemerintah setempat dikota Parepare. Penelitian ini mengambil data pada Kantor Direktorat Jendral Bea dan Cukai, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Parepare, dan Polres Parepare, penulis mengumpulkan data dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan dan metode penelitian lapangan. Kemudian melakukan analisis data yang dilakukan bersifat kualitatif kemudian dideskripsikan. Temuan yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa yang menyebabkan terjadinya penyelundupan pakaian bekas di Kota Parepare adalah tidak adanya koordinasi antara instansi terkait dalam memandang bahwa penyelundupan pakaian bekas tersebut adalah suatu kejahatan, sehingga setiap instansi hanya menunggu adanya peraturan hukum yang mengatur khusus tentang peredaran pakaian bekas dan adanya putusan yang dapat dijadikan sebagai yurisprudensi untuk penanganan masalah peredaran pakaian bekas di Kota Parepare dan selain itu juga karena tidak adanya aturan yang mengatur secara khusus tentang peredaran pakaian bekas sehingga para pelaku berkelit bahwa ini adalah perdagangan antar pulau yang sudah tidak bisa dikategorikan penyelundupan. Melihat realita tersebut upaya yang dilakukan oleh instansi terkait dalam menanggulangi penyelundupan pakaian bekas adalah dengan upaya Preemtif adalah upaya-upaya awal yang dilakukan oleh instansi terkait untuk mencegah terjadinya tindak pidana, upaya yang kedua adalah preventif, upaya preventif adalah merupakan upaya pencegahan sebelum terjadinya kejahatan .pada kasus penyelundupan pakaian bekas upaya ini dapat dilakukan dengan cara: adanya kerjasama antara pemerintah/instansi, melakukan himbauan kepada masyarakat, pemerintah tidak memberikan izin tempat untuk melakukan perdagangan pakaian bekas.upaya yang ketiga adalah upaya represif, upaya ini dilakukan pada saat telah terjadi tindak pidana/kejahatan yang tindakannya berupa penegakan hukum dan menjatuhkan hukuman. 
Institution Info

Universitas Hasanuddin