DETAIL DOCUMENT
DETEKSI PENINGKATAN JUMLAH BAKTERITERHADAP LAMA WAKTU PEMANENAN SARANG BURUNG WALET
Total View This Week0
Institusion
Universitas Hasanuddin
Author
MUNIR, MUHAMMAD ALIF
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2024-11-06 04:40:57 
Abstract :
Burung walet (Aerodramus fuciphagus) dikenal senagai penghasil sarang yang didapatkan dari hasil sekresi air liur burung walet (Aerodramus fuciphagus). Sarang burung walet memiliki kandungannutrisi yang baik untuk kesehatan dan dijadikan sebagai alternatif dalam meningkatkan kebugaran. Namun, sarang burung walet tidak terlepas dari kontaminasi mikroba pada saat pembudidayaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi peningkatan jumlah bakteri terhadap perbedaan lama waktu pemanenan sarang burung walet. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juli 2020 pada rumah burung walet yang berlokasi di Desa Rumaju, Kecamatan Bajo, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Pada penelitian ini sampel yang digunakan adalah sarang burung walet segar yang berjumlah 27 buah yang dipanen setiap bulannya sebanyak 9 buah sarang. Deteksi peningkatan jumlah bakteri dilakukan dengan menghitung jumlah koloni bakteri dengan coloni counter pada permukaan media agar PCA dengan faktor pengenceran 10-1 sampai 10-5untuk masing-masing sampel yang dilakukandi Laboratorium Mikrobiologi Dinas Kesehatan Kota Makassar.Hasil deteksi koloni bakteri dengan menggunakan koloni counter didapatkan rata-rata jumlah koloni bakteri berturut-turut yakni pada pemanenan pertama 1,0 x 104 cfu/g, pada pemanenan kedua sebanyak 1,7 x 104 cfu/g, dan pada pemanenan terakhir yaitu 6,8 x 104cfu/g. Hasil ini menunjukkan bahwa lama waktu pemanenan sarang burung walet sangat berpengaruh terhadap peningkatan jumlah koloni bakteri, semakin lama waktu pemanenan maka semakin banyak jumlah koloni bakteri. 
Institution Info

Universitas Hasanuddin