DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN RUMAH DAN PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN KECACINGAN PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI SD INPRES KALUKU BODOA KECAMATAN TALLO
Total View This Week0
Institusion
Universitas Hasanuddin
Author
MIFTAHUL KHAIR (STUDENT ID : K11115028)
Dr. Hasnawati Amqam, SKM.,M.Sc. (LECTURER ID : 0018047602)
Muh. Fajaruddin Natsir, SKM.,M.Kes. (LECTURER ID : 0011028901)
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2021-08-23 01:36:32 
Abstract :
MIFTAHUL KHAIR ?Hubungan Sanitasi Lingkungan dan Personal Hygiene dengan Kejadian Kecacingan pada Siswa Sekolah Dasar di SD Inpres Kaluku Bodoa Kecamatan Tallo? (xvi + 108 Halaman + 22 Tabel + 10 Gambar + 11 Lampiran) Kecacingan termasuk dalam 11 dari 20 jenis Neglected Tropical Disease (NTD) atau penyakit tropis terabaikan di Indonesia. Lebih dari 267 juta anak usia prasekolah dan lebih dari 568 juta anak usia sekolah menderita cacingan. Penderita kecacingan di Sulawesi Selatan pada tahun 2017 ternyata semakin meningkat dengan 10.700 kasus dan kasus ini didominasi oleh kelompok umur 6 - 15 tahun dengan jumlah kasus sebesar 3.943. Penyakit kecacingan banyak ditemukan di daerah dengan kelembaban tinggi dan terutama mengenai kelompok masyarakat dengan personal hygiene dan sanitasi lingkungan yang kurang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sanitasi lingkungan rumah dan personal hygiene dengan kejadian kecacingan pada anak sekolah dasar di SD Inpres Kaluku Bodoa Kecamatan Tallo. Jenis penelitian ini survey analitik, dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian ini adalah siswa dari SD Inpres Kaluku Bodoa. Sampel penelitian diambil dengan metode purposive sampling yaitu merupakan teknik pengambilan sampel berdasarkan kriteria tertentu (inklusi dan esklusi) yang dibuat oleh peneliti dan diperoleh 44 responden. Analisis data yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 10 anak yang menjadi sampel menderita kecacingan. Selain itu hasil penelitian menunjukkan ada hubungan kebiasaan mencuci tangan (p= 0,000) dan kebersihan kuku (p= 0,027) dengan kejadian kecacingan pada anak sekolah dasar di SD Inpres Kaluku Bodoa Kecamatan Tallo. Sedangakan variabel yang tidak berhubungan yaitu sarana air bersih, sarana pembuangan tinja, saluran pembuangan air limbah, dan kebiasaan memakai alas kaki. Masyarakat diharapkan lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknterutama dalam pemeliharaan personal hygiene anak agar anak-anak dapat terhindar dari infeksi cacing penyebab kecacingan. Bagi anak-anak diharapkan lebih mampu menjaga kebersihan diri dengan selalu menerapkan praktik mencuci tangan yang benar. Kata Kunci : Kecacingan, sanitasi lingkungan rumah, personal hygiene 
Institution Info

Universitas Hasanuddin