Institusion
Universitas Hasanuddin
Author
NUGRAHA PETRALITA (STUDENT ID : D071171016)
Ir. Mulyadi Mulyadi, MT. (LECTURER ID : 0031125706)
Dr.Ir. Saiful Saiful, ST.MT (LECTURER ID : 0006068103)
Subject
TN Mining engineering. Metallurgy
Datestamp
2021-08-24 01:58:52
Abstract :
Peningkatan kualitas sumber daya manusia sangat penting bagi produktivitas perusahaan dalam menghadapi persaingan bisnis. Karyawan adalah fungsi operasional yang merancang, menjalankan, dan mengoperasikan sistem perusahaan. Menanggapi hal ini, maka pengelolaan terhadap sumber daya manusia harus diperhatikan sedemikian rupa sehingga memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan. Indosat Ooredoo Sales Area Makassar tak lepas dari permasalahan yang terkait dengan sumber daya manusianya. Adanya ketidaktercapaian target, ketidakdisiplinan, fraud, resign hingga firing karyawan. Dengan demikian, perlunya untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang memengaruhi karyawan dan kaitannya satu sama lain.
Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuisioner terbuka dan tertutup. Kuisioner terbuka untuk memperoleh data kualitatif, yaitu faktor-faktor yang memengaruhi kualitas kinerja. Lalu, kuisioner tertutup untuk memperoleh data kuantitaif. Data kuantitatif akan digunakan dalam analisis faktor menggunakan Structural Equation Modelling (SEM). Pengolahan data kuantitatif penelitian ini menggunakan software SPSS dan AMOS.
Berdasarkan hasil kuisioner terbuka, diperoleh sebanyak 24 faktor yang memengaruhi kinerja karyawan. Lima faktor dengan frekuensi tertinggi, yaitu: hubungan interpersonal, masalah pribadi, kedisiplinan diri, key performance indicator, dan reward. Hasil analisis SEM menunjukkan bahwa, semakin tinggi hubungan interpersonal, reward, dan masalah pribadi karyawan, maka akan meningkatkan kepuasan kerja karyawan. Lalu, semakin tinggi kedisiplinan diri dan key performance indicator karyawan, maka kepuasan kerja akan menurun. Adapun hubungan interpersonal, reward, key performance indicator dan kedisiplinan diri akan meningkatkan kualitas kinerja, namun masalah pribadi dan kepuasan kerja justru menurunkan kualitas kinerja.
Kata Kunci: Kualitas Kinerja, Kepuasan Kerja, Structural Equation Modelling