Institusion
Universitas Hasanuddin
Author
ADJI KURNIAWAN DWINAGARA (STUDENT ID : C041171309)
Rijal Rijal, S.Ft., Physio., M.Kes., M.Sc (LECTURER ID : 0020038103)
Yery Mustari, S.Ft., Physio., M.Clin.Rehab (LECTURER ID : 8979020021)
Subject
RT Nursing
Datestamp
2021-08-27 02:27:05
Abstract :
Iliotibial band syndrome (ITBS) adalah penyebab nyeri nomor dua pada pelari yang mengacu pada nyeri di sekitar epikondilus femoralis lateral yang berhubungan dengan aktivitas ekstremitas bawah. Dengan banyaknya kasus cedera ITBS pada olahraga lari maka di perlukan upaya pencegahan atau penanganan, diantaranya yaitu pemasangan Kinesio taping dan Stretching exercise. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengaruh pemberian kinesiotaping dan stretching exercise pada pelari dengan ITBS di Kota Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan desain penelitian two group design pre test - post test. Penelitian ini dilakukan terhadap 34 mahasiswa yang secara acak dibagi menjadi dua kelompok perlakuan yaitu kinesiotaping dan stretching exercise, dengan menggunakan teknik pengambilan sampel berupa purposive sampling. Kedua kelompok diberikan perlakuan sebanyak 6 kali. Intensitas nyeri pre-test dan post-test dari kedua kelompok diperiksa menggunakan visual analog scale (VAS). Data dimasukkan ke dalam software statistik SPSS (v.26) dan dianalisis menggunakan Uji Normalitas Shapiro Wilk, uji paired sample t-test dan uji independent sample t-test. Penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi penurunan nyeri secara signifikan pada kedua kelompok (Kinesio taping p=0,000, Stretching Exercise p=0,000). Sedangkan untuk hasil uji independent T-test diperoleh nilai p=0,525, yang berarti p>0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara data pre-post test pada kedua kelompok. Baik kinesio taping dan stretching exercise efektif dalam menurunkan nyeri ITBS pada pelari.
Kata Kunci: ITBS, kinesio taping, stretching exercise, penurunan nyeri.