DETAIL DOCUMENT
STUDI PELIBATAN MASYARAKAT DALAM PENYUSUNAN NGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH (APBD) DI KOTA AMBON
Total View This Week0
Institusion
Universitas Hasanuddin
Author
LA MADJID LA MADJID (STUDENT ID : P0800210003)
Prof. Dr. H. Sulaiman Asang, MS (LECTURER ID : 0008016110)
Dr. Muhammad Rusdi, M.Si (LECTURER ID : 0001037002)
Subject
NK Decorative arts Applied arts Decoration and ornament 
Datestamp
2021-11-08 15:53:52 
Abstract :
LAMADJID.Studi Pelibatan Masyarakat Dalam Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Balanja Daerah (APBD) di Kota Ambon (dibimbing oleh H. Sulaiman Asang dan Muhammad Rusdi). Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan mekanisme dan bentuk pelibatan masyarakat dalam proses penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Ambon dan untuk menganalisis faktorfaktor yang mendukung dan menghambat mekanisme dan bentuk pelibatan masyarakat dalam proses penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Ambon. Penelitian dilaksanakan pada Pemerintah Kota Ambon.Pengumpulan data dilakukan dengan tehnik observasi dan wawancara mendalam (indepth-interview) kepada key informan. Hasil penelitian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa mekanisme dan bentuk pelibatan masyarakat dalam proses penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di Kota Ambon dilakukan secara formal dan non fomal, namun kedua mekanisme tersebut belum sepenuhnya optimal. Faktor-faktor yang mendukung pelibatan masyarakat dalam proses penyusunan APBD di Kota Ambon meliputi; kemampuan keuangan daerah dengan peningkatan APBD, dukungan kebijakan, eksistensi kelembagaan dan unsur SDM, akses dan fasilitas surat masuk ke DPRD, kebijakan dan fasilitas Musrenbang, mekanisme formal dan non formal, masalah dalam penyusunan APBD dan pengelolaan keuangan, potensi jumlah SDM penduduk. Faktor-faktor yang menghambat pelibatan masyarakat dalam proses penyusunan APBD di Kota Ambon meliputi; kompetensi SDM legislator dan birokrat yang jauh dari harapan masyarakat, kompetensi SDM masyarakat yang kurang menggembirakan, kurangnya komitmen dan konsistensi legislator dan birokrat, kurangnya koordinasi dan kerjasama, ketidakterbukaan dan sosialisasi, kurangnya kesadaran berperan atau berpartisipasi, mekanisme formal dan non formal yang kaku dan semu, kurangnya peran kelembagaan. Kata Kunci: Pelibatan, Masyarakat, APBD 
Institution Info

Universitas Hasanuddin