DETAIL DOCUMENT
IDENTIFIKASI FAKTOR RISIKO INVAGINASI PADA ANAK
Total View This Week0
Institusion
Universitas Hasanuddin
Author
ILHAM, ILHAM
dr. Setia Budi Salekede, Sp.A(K) (LECTURER ID : 8873510016)
Prof. Dr. dr. Dasril Daud, Sp.A.(K) (LECTURER ID : 0023095203)
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2021-11-09 05:38:09 
Abstract :
Pendahuluan. Keterlambatan dalam penanganan invaginasi pada anak mengarahkan kita kepada penelitian identifikasi berbagai faktor risiko terhadap kejadian invaginasi. Hal ini berguna untuk menegakkan diagnosis dini sehingga dapat dilakukan penatalaksanaan secara cepat dan tepat untuk mengurangi morbiditas dan mortalitas. Metode. Telah dilakukan penelitian cross sectional mengenai identifikasi faktor risiko kejadian invaginasi pada anak dengan menggunakan data rekam medis RSUP dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar Januari 2007 sampai April 2013. Sampel penelitian adalah anak yang menderita tinja berdarah yang terbagi dalam kelompok invaginasi dan kelompok yang tidak mengalami invaginasi. Hasil. Dari 102 sampel yang mengalami tinja berdarah, didapatkan 46 sampel mengalami invaginasi dan 56 sampel tidak mengalami invaginasi. Dalam penelitian ini diteliti faktor risiko invaginasi yaitu usia, jenis kelamin, gizi baik, menderita diare, minum susu formula, musim, dan makanan padat dini. Dengan analisis multivariat diperoleh 3 faktor risiko yang berpengaruh terhadap kejadian invaginasi, yaitu usia kurang 6 bulan (p=0,006, AOR=12,01), musim hujan (p=0,000, AOR 50,0), dan makanan padat dini (p=0,001, AOR=22,24). Kesimpulan. Usia kurang 6 bulan, musim hujan, dan makanan padat dini dapat dijadikan sebagai faktor risiko invaginasi pada anak 
Institution Info

Universitas Hasanuddin