DETAIL DOCUMENT
Pengaruh Pemberian Larutan Laktat Hipertonik 0,5 M 2,5 ml/KgBB Terhadap Kadar C Reactive Protein (CRP) Pada Pasien Cedera Otak Traumatik Yang Menjalani Prosedur Kraniektomi
Total View This Week0
Institusion
Universitas Hasanuddin
Author
MULYANI, ISMA
Prof. dr. A. Husni Tanra, PhD, Sp.AnKIC (LECTURER ID : )
dr. Syafruddin Gaus, Ph.D.,Sp.An. (LECTURER ID : 0019106302)
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2021-11-09 06:25:39 
Abstract :
Abstrak ISMA MULYANI. Pengaruh Pemberian Larutan Laktat Hipertonik 0,5M 2,5ml/KgBB Terhadap Kadar C Reactive Protein (CRP) Pada Pasien Cedera Otak Traumatik Yang Menjalani Prosedur Kraniektomi (Dibimbing Oleh: Husni Tanra, Syafruddin Gaus, Idham Jaya) Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian larutan laktat hipertonik 0,5 M 2,5 ml/kgBB terhadap kadar CRP dibandingkan dengan pemberian larutan mannitol 20% 0,5 gr/kgBB pada pasien COT yang menjalani prosedur kraniektomi. Penelitian eksperimental dilakukan secara acak pada 38 pasien dengan status fisik (ASA PS) IIE-IIIE yang menjalani prosedur kraniektomi membuka duramater. Subyek penelitian dibagi dalam dua kelompok perlakuan, yakni kelompok pertama yang diberikan larutan laktat hipertonik 0,5 M 2,5 ml/kgBB (n=19) dan kelompok kedua yang diberi larutan mannitol 20% 0,5 gr/kgBB (n=19). Kedua kelompok tersebut mendapatkan anestesi umum (general endotracheal anesthesia). Pengambilan sampel darah dilakukan sesaat sebelum diberikan larutan laktat hipertonik maupun mannitol untuk pengukuran kadar CRP, selanjutnya dilakukan pada 1 jam setelah pemberian larutan laktat hipertonik maupun mannitol. Data diuji dengan independent T test bila distribusi data normal dan dengan Mann Whitney bila distribusi data tidak normal. Tingkat kepercayaan 80% dengan kemaknaan p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larutan laktat hipertonik dapat menurunkan kadar CRP lebih besar dibandingkan mannitol. Kata Kunci: cedera otak traumatik, laktat hipertonik, mannitol, CRP 
Institution Info

Universitas Hasanuddin