DETAIL DOCUMENT
IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR RISIKO PADA KEJANG PERTAMA DALAM MEMPREDIKSI TIMBULNYA KEJANG BERULANG PADA ANAK
Total View This Week0
Institusion
Universitas Hasanuddin
Author
YANUAR SAPUTRA WIDJAJA (STUDENT ID : P1507209028)
Prof. Dr. dr. H. Dasril Daud, SpA(K) (LECTURER ID : 0023095203)
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2021-11-09 06:40:42 
Abstract :
PENDAHULUAN. Kejang merupakan kelainan neurologi yang sering ditemukan pada anak, 4-10% anak menderita setidaknya satu kali bangkitan kejang pada 16 tahun pertama kehidupan. Kejang menunjukkan suatu gejala klinik yang mendasari suatu proses yang dapat disebabkan oleh berbagai macam dan dianggap sebagai kasus kedaruratan neurologi yang perlu penanganan segera. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor risiko pada kejang pertama dalam memprediksi timbulnya kejang berulang pada anak. METODE. Penelitian menggunakan metode kasus kontrol. Sampel penelitian sebanyak 40 anak dengan kejang berulang dan 40 anak dengan kejang tidak berulang yang diambil secara consecutive sampling dari kuesioner dan juga data rekam medik di BLU RS Dr. Wahidin Sudirohusodo Departemen Ilmu Kesehatan Anak FK Unhas dari Januari hingga Juni 2013. HASIL. Dari 80 anak dengan kejang, anak berumur < 18 bulan saat kejang pertama lebih berisiko mengalami kejang berulang (p=0,000; OR=2,9). Tidak ada perbedaan bermakna faktor-faktor risiko jenis kelamin, riwayat kejang dalam keluarga, riwayat trauma kepala, suhu, kadar Natrium, dan gula darah sewaktu saat kejang pertama, masingmasing dengan nilai p=0,82; 0,491; 1,0; 0,793; 0,359; dan 1,0. KESIMPULAN. Anak berumur < 18 bulan saat kejang pertama lebih berisiko mengalami kejang berulang. Jenis kelamin, riwayat kejang dalam keluarga, riwayat trauma kepala, suhu, kadar Natrium, dan gula darah sewaktu saat kejang pertama bukan merupakan faktor risiko pada kejang pertama dalam memprediksi timbulnya KB. Kata kunci: faktor risiko, kejang pertama, kejang berulang, anak 
Institution Info

Universitas Hasanuddin