DETAIL DOCUMENT
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN BARRU
Total View This Week0
Institusion
Universitas Hasanuddin
Author
WAHIDAH, SITTI
Drs. Kastumuni Harto, M.Si.,Ak. (LECTURER ID : 0010015502)
Drs.Agus Bandang, M.Si,Ak (LECTURER ID : )
Subject
HB Economic Theory 
Datestamp
2021-11-09 07:27:28 
Abstract :
ABSTRAK Analisis Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Barru Analisys of Financial Performance of Barru Regency Sitti Wahidah Kastumuni Harto Agus Bandang Penelitian ini adalah penelitian berbentuk deskriptif yaitu merupakan suatu bentuk penggambaran fenomena yang terjadi dari subyek penelitian., dan data yang digunakan adalah Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) pemerintah daerah Kabupaten Barru sesudah otonomi daerah dari tahun 2009-2011. Hasil penelitian secara umum menunjukkan perbedaan-perbedaan penting dalam pencapaian kinerja keuangan pemerintah daerah Kabupaten Barru. Kinerja keuangan diukur dengan rasio-rasio keuangan APBD. Untuk rasio kemandirian keuangan daerah dan untuk rasio efektifitas dan efesiensi, kinerja keuangan pemerintah daerah Kabupaten Barru menunjukkan hasil yang belum stabil karena masih mengalami persentase yang naik turun terhadap hasil perhitungannya. Untuk rasio aktivitas dan rasio pertumbuhan menunjukkan hasil yang semakin baik karena dana yang dimiliki pemerintah sebagian sudah diprioritaskan untuk membiayai pembangunan. Untuk DSCR menunjukkan kinerja yang semakin efektif karena mengarah kepada tren yang positif. Untuk PDRB dan tenaga kerja, semakin baik pertumbuhannya. Kata kunci: rasio kemandirian, rasio efektifitas, rasio efesiensi, rasio aktivitas, rasio pertumbuhan, PDRB dan tenaga kerja. This research is a descriptive method which is describing the phenomenon happen from the subject of the research and the data which is used is a regional government of Barru regency responsibility report after the regional autonomy from 2009-2011. The result of the research generally show the important diversity in reaching financial performance of Barru regency. Financial performance which is measured with the financial ratio APBD. The regional financial independent ratio and regional genuine income affectivity and efficiency ratio, financial performance of Barru residency show the result that is not stable yet, because it still has up and down percentages to ward the result of the calculation. The activity ratio show an ineffective result, because government funds is in priority for regular purchasing than development purchasing. DSCR and growth ratio show a better performance because they refer to the positive trend. For PDRB and Labor the growth show a better performance. Keyword: independent ratio, affectivity ratio, efficiency ratio, activity ratio, growth ratio, PDRB and Labo 
Institution Info

Universitas Hasanuddin