Institusion
Universitas Hasanuddin
Author
JUALITA LEAUA, DEBBY
Prof. Dr. Drg. A. Arsunan Arsin, M.Kes; (LECTURER ID : 0031126209)
dr. H. Hasanuddin Ishak, M.Sc., Ph.D.; (LECTURER ID : 0004076502)
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2021-11-09 07:13:46
Abstract :
EBBY JUALITA LEAUA. Sebaran Kepadatan Larva dan Nyamuk
Anopheles spp. Penyebab Penyakit Malaria di Desa Kumo Kecamatan
Tobelo Kabupaten Halmahera Utara Provinsi Maluku Utara (dibimbing
oleh Anwar Daud dan Syahribulan).
Malaria merupakan salah satu penyakit menular yang masih
menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis hubungan kepadatan larva dan nyamuk
Anopheles spp. terhadap kejadian malaria di desa Kumo Kecamatan
Tobelo Kabupaten Halmahera Utara.
Penelitian dilakukan di desa Kumo Kecamatan Tobelo Kabupaten
Halmahera Utara Provinsi Maluku Utara. Metode yang digunakan dalam
penelitian adalah cross sectional dengan pendekatan studi korelasi.
Pengambilan sampel nyamuk dilakukan secara Accidental Sampling
sedangkan sampel kasus diambil secara total populasi. Data dianalisis
menggunakan Spearman Correlation.
Hasil penelitian menunjukkan ada lima spesies larva Anopheles
spp. yang ditemukan yaitu An. vagus, An. subpictus, An. farauti, An.
indefinitus dan An. punctulatus, dengan sembilan tipe habitat
perkembangbiakan yaitu rawa, lagun, selokan, sumur, lubang, genangan
air pada perahu, kubangan, bekas pijakan kaki dan bak penampung.
Namun pada bak penampung tidak ditemukan larva Anopheles spp.
Berdasarkan analisis bivariat dengan menggunakan Spearman
Correlation pada ?=0,05 didapatkan bahwa faktor yang berhubungan
dengan kejadian malaria di Desa Kumo adalah keberadaan habitat positif
larva Anopheles spp. dengan nilai p = 0,05. Sedangkan jarak habitat
perkembangbiakan dengan rumah penduduk terdekat, kepadatan larva
dan kepadatan Anopheles mengigit per orang per malam (MBR) di dalam
dan di luar rumah tidak berhubungan dengan kejadian malaria di Desa
Kumo.
Kata Kunci: Kepadatan, larva, nyamuk Anopheles spp, kejadian malaria.