PERAN BADAN ARBITRASE SYARI'AH NASIONAL (BASYARNAS) DALAM PENYELESAIAN SENGKETA PERBANKAN SYARI'AH (ANALISIS PUTUSAN NO. I 5/TAHUN 2007/BASYARNAS/KA.JAK) Total View This Week0
Institusion
Universitas Bengkulu
Author
Ariestia , Indah Darudin, M. Muslih, Akhmad
Subject
K Law (General)
Datestamp
2014-10-10 15:37:39
Abstract :
BASYARNAS merupakan salah satu lembaga yaflg berwenang menyelesaikan sengketa perbankan syari'ah. Akan tetapi dengan adanya kewenangan baru peradilan agarna yang tercantum dalam undang-undang No. 50 tahun 2009 Tentang Peradilan Agama timbul keraguan mengenai peran BASYARNAS dalam menyelesaikan sengketa perbankan syari'ah. Dalam penelitian ini permasalahan yang ingin diteliti adalah mengenai peran BASYARNAS dalam penyelesaian sengketa dan apakah putusan BASYARNAS memiliki kekuatan mengikat untuk dieksekusi. Jenis Penelitian yang digunakan adalah normatif dengan pendekatan undang-undang (statue approach). Data penelitian yang dikumpulkan adalah bahan hukum primer dan sekunder. Pengolahan data yang digunakan adalah dengan cara studi dokumen dan wawancara. Metode analisis data yang digunakart yaitu analisis kualitatif. Hasil penelitian dapat disimpulkan tidak ada perubahan terhadap peran BASYARNAS setelah diundangkarlnya undang-undang No.03 tahun 2006 tentang Peradilan Agama. BASYARNAS tetap memiliki peran dalam penyelesaian sengketa yang memuat klausula arbitrase dalam perjanjiannya. Putusan Basyaranas baru dapat memiliki kekuatan mengikat untuk dieksekusi apabila didaftar pada Peradilan Negeri.