DETAIL DOCUMENT
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK-PAIR-SHARE (TPS)BERBANTUAN MEDIA AUDIO-VISUAL UNTUKMENINGKATKAN KEMAMPUAN READINGDAN WRITINGDALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS (STUDI DI SMA NEGERI 10 KOTA BENGKULU PADA KELAS X)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bengkulu
Author
Wulandari, Tri
Bambang , Sahono
Hadiwinarto, Hadiwinarto
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2014-11-09 14:07:26 
Abstract :
Proses pembelajaran yang dilakukan dalam mengajar sering ditemukan guru hanya menggunakan buku teks atau hanya dari latihan- latihan yang ada di LKS. Sehingga apabila siswa masih kurang mengerti dengan materi pelajaran menggunakan metode tersebut guru sedikit kesulitan untuk mengulang- ulang latihan menulis yang telah diberikannya itu. Sedangkan kalau menggunakan media audio-visual, apabila siswa masih kurang memahami dan dengan materi yang diberikan akan lebih mudah untuk mengulangnya berkali-kali, sehingga guru lebih mudah dalam mengajarkan materi reading dan writing tersebut dan siswa belajar lebih menyenangkan serta mudah dalam menemukan ide pokok dari sebuah wacana yang telah mereka baca. Peningkatan kemampuan writing dan reading adalah tujuan yang hendak dicapai dari aktivitas belajar model pembelajaran tipe Think-Pair- Share (TPS) berbantuan media audio-visual maka peningkatan kemampuan writing dan reading itulah salah satu indikator yang dijadikan pedoman untuk mengetahui penerapan model pembelajaran tipe Think-Pair-Share (TPS) berbantuan media audio-visual dalam meningkatkan kemampuan writing dan reading belajar siswa kelas X pada mata pelajaran bahasa Inggris di SMA Negeri 10 Kota Bengkulu. Oleh karena itu, dalam rangka meningkatkan kemampuan writing danreading, maka diperlukan upaya pengembangan dengan memilih dan menerapkan suatu metode atau strategi pembelajaran tertentu yang sekaligus dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan writing dan reading siswa kelas X di SMA Negeri 10 Kota Bengkulu. Tujuan Penelitian ini untuk:1) mendeskripsikan penerapan model Pembelajaran Tipe Think-Pair-Share (TPS) berbantuan media audio-visual dalam meningkatkan kemampuan writing siswa Kelas X Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 10 Kota Bengkulu? 2) mendeskripsikan penerapan model Pembelajaran Tipe Think-Pair-Share (TPS)berbantuan media audio-visual dalam meningkatkan kemampuan reading siswa Kelas X Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 10 Kota Bengkulu? 3) mendeskripsikan efektifitas penerapan model Pembelajaran Tipe Think-Pair-Share (TPS)berbantuan media audio-visual dalam meningkatkan kemampuan writing dan reading pada siswa Kelas X Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 10 Kota Bengkulu? Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan melalui proses kerja kolaborasi dengan guru bahasa Inggris, kepala sekolah dan peneliti. Menurut Hobkins (dalam Wiriaatmadja, 2006:11), Sebagai tahap awal peneliti menentukan tujuan penelitian, permasalahan penelitian, dan merencanakan tindakan. Rencana yang telah disusun dilaksanakan peneliti, hadir didalam kelas untuk mengamati dan mencatat segala sesuatu yang terjadi pada saat pembelajaran bahasa Inggris. Pada saat tindakan segala sesuatu yang terjadi pada saat pembelajaran yaitu segala kegiatan yang belum mencapai sasaran maka akan dilakukan perbaikan terus menerus sehingga mencapai tujuan yang telah ditentukan. Tempat penelitian ini adalah di SMA Negeri 10 Kota Bengkulu. SMA Negeri 10 Kota Bengkulu. Pada penelitian tindakan kelas ini analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Analisis kualitatif dilakukan dengan metode alur yaitu data dianalisis sejak tindakan pembelajaran dilaksanakan, dikembangkan selama proses pembelajaran. Menurut miles dan Hubberman (Sutama, 2000:104), alur yang dilalui meliputi induksi data, pemaparan data dan penarikan kesimpulan. Reduksi data adalah proses pemilihan pemusatan perhatian pada penyederhanaan dan transpormasi data kasar yang muncul dari cacatan tertulis dilapangan. Kegiatan ini mulai dilakukan dalam setiap tindakan terhadap sekumpulan informasi yang memberi kemungkinan adanya penarikan kesimpulan. Sedangkan penarikan kesimpulan dilakukan secara bertahap untuk memperoleh derajat kepercayaan yang tinggi, dalam penelitian ini penarikan kesimpulan dilakukan sampai 75% siswa mampu memperoleh nilai minimal 70. Berdasarkan hasil penelitian penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) berbantuian media audio-visual menunjukkan bahwa adanya peningkatan kemampuan writing siswa dari siklus pertama sampai dengan siklus ketiga. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) pada penelitian tindakan kelas ini adalah sebesar 70. Berdasarkan KKM tersebut, maka siswa dapat mencapai standar nilai tersebut pada siklus ketiga. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share (TPS) berbantuan media audio-visual pada siklus pertama masih belum optimal. Penerapan model tersebut masih merupakan hal yang baru, walaupun mereka sudah pernah melakukan pembelajaran kelompok atau sering disebut kerja kelompok, tetapi model pembelajaran ini berbeda bagi mereka. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) berbantuan media audio-visual yang masih merupakan hal baru bagi siswa ini menyebabkan sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam memahami dan mengerti tentang tujuan dari materi yang diberikan oleh guru. Persiapan guru masih kurang matang sehingga persiapan menjelang pros 
Institution Info

Universitas Bengkulu