Institusion
Universitas Bengkulu
Author
Yustutia, Nuniek
Alexon, Alexon
Kurniah, Nina
Subject
L Education (General)
Datestamp
2014-11-09 13:35:29
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan intrapersonal dan interpersonal anak usia dini dengan menggunakan pendekatan sentra berbasis tematik. Adapun tujuan khusus penelitian ini adalah : 1). Untuk mendeskripsikan penggunaan pendekatan sentra berbasis tematik dalam meningkatkan kecerdasan intrapersonal anak usia dini. 2). Untuk mendeskripsikan penggunaan pendekatan sentra berbasis tematik dalam meningkatkan kecerdasan interpersonal anak usia dini. 3). Untuk mendeskripsikan perbedaan kecerdasan intrapersonal dan interpersonal anak usia dini yang menggunakan pendekatan sentra berbasis tematik dengan yang tidak menggunakan pendekatan sentra berbasis tematik.
Pembelajaran tematik merupakan suatu strategi pembelajaran yang melibatkan beberapa bidang pengembangan untuk memberikan pengalaman yang bermakna kepada anak. Bidang pengembangan tersebut dilaksanakan secara holistik artinya dalam satu kegiatan yang dilakukan oleh anak usia dini mengembangkan seluruh aspek perkembangan anak yakni; fisik motorik, sosial emosional, bahasa, kognitif dan moral agama. Kelima aspek perkembangan diselenggarakan dalam satu kegiatan yang terintegrasi melalui bermain sebagai upaya untuk mengoptimalkan semua potensi anak. Kegiatan bermain diselenggarakan melalui pendekatan sentra yang pada pembelajarannya menggunakan 4 jenis pijakan yang disebut scaffolding, yakni : 1). Pijakan lingkungan main, 2). Pijakan sebelum main, 3). Pijakan saat main, dan 4). Pijakan setelah main. Kegiatan main di sentra diberikan dalam bentuk tema, dimana semua pembelajaran harus sesuai dengan tema, hanya saja pembedanya adalah pada masuk kelas sentra mana yang digunakani atau titik tekan sentra mana yang paling menonjol. Kegiatan bermain di sentra tersebut bertujuan untuk mengembangkan kecerdasan intrapersonal dan interpersonal anak usia dini. Dalam penelitian ini kecerdasan intrapersonal dan interpersonal ini akan lebih fokus kepada anak usia 5-6 tahun.
Penelitian ini dilaksanakan menggunakan penelitian tindakan kelas (classroom action research). Penelitian tindakan kelas yang dilakukan bersifat reflektif dengan melakukan tindakan-tindakan tertentu agar dapat memperbaiki dan atau meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran yang diselenggarakan secara profesional. Model penelitian tindakan yang dipilih adalah model John Elliot dan kuasi eksperimen model eksperimen pre- post desain. Pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Subyek penelitian dilakukan pada anak PAUD Centella Asiatica Kota
3
Bengkulu. Analisis data untuk PTK dilakukan dengan nilai persentase, sedangkan data kuasi eksperimen pre dan post dianalisis dengan t-test.
Hasil pelaksanaan tindakan kelas pada siklus 1, siklus 2 dan siklus 3 terlihat pada siklus satu nilai didominasi kriteria Belum Berkembang (BB) dan Mulai Berkembang (MB), masih sangat sedikit yang mencapai kriteria Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan belum ada yang mencapai kriteria Berkembang Sangat Baik (BSB). Siklus 2 diperoleh hasil kenaikan nilai, tidak lagi terlihat adanya anak yang berada pada kriteria Belum Berkembang (BB), hasil didominasi kriteria Mulai Berkembang (MB) dan Berkembang Sesuai Harapan (BSH), tetapi yang mencapai kriteria Berkembang Sangat Baik (BSB) baru berada pada satu aspek penilaian saja yaitu kecerdasan interpersonal. Dan terakhir pada siklus ketiga diperoleh hasil tidak adanya lagi anak yang berada pada kriteria Belum Berkembang (BB) dan Mulai Berkembang (MB), persentase yang lebih besar berada pada kriteria Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan kriteria Berkembang Sangat Baik (BSB).
Setelah seluruh rangkaian kegiatan PTK selesai dilaksanakan, dilakukan uji efektivitas antara kelas kontrol yaitu kelas yang tidak diberi perlakuan pendekatan sentra berbasis tematik dengan kelas eksperimen yaitu kelas yang diberi perlakuan pendekatan sentra berbasis tematik melalui t-test model eksperimen pre-post desain dengan menggunakan aplikasi MS.Excel. Berdasarkan analisis data menggunakan SPSS 16, diperoleh hasil analisis bahwa nilai t hitung > t tabel dengan demikian maka Ho tidak ada hubungan yang signifikan antara pembelajaran pendekatan sentra berbasis tematik dengan kecerdasan intrapersonal dan interpersonal adalah ditolak. Sedangkan Ha ada hubungan yang signifikan antara kelas yang diberikan perlakuan pendekatan sentra berbasis tematik dengan kelas yang tidak diberikan perlakuan pendekatan sentra berbasis tematik diterima. Dapatlah disimpulkan bahwa implementasi pendekatan sentra berbasis tematik dapat meningkatkan kecerdasan intrapersonal dan interpersonal di kelas eksperimen, lebih efektif jika dibandingkan dengan kelas yang tidak menggunakan pendekatan sentra berbasis tematik atau kelas kontrol.
Dari hasil dapatlah ditarik kesimpulan bahwa pertama, implementasi pendekatan sentra berbasis tematik dapat meningkatkan kecerdasan intrapersonal anak usia dini. Melalui bidang pengembangan yang diselenggarakan dalam satu kegiatan yang terintegrasi lewat bermain s