Institusion
Universitas Bengkulu
Author
Lestari. S, Januarti
Devi, Ratnawati
Bambang, Trihadi
Subject
Q Science (General)
Datestamp
2014-11-09 10:28:02
Abstract :
Daun binahong memiliki kandungan flavonoid dan saponin yang berpotensi sebagai antijamur. Jamur merupakan salah satu penyebab infeksi pada kulit terutama di negara-negara tropis seperti di Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antijamur ekstrak etanol daun binahong terhadap Trichophyton rubrum. Adapun konsentrasi ekstrak etanol daun binahong yang digunakan adalah 0% (kontrol negatif), 5%, 10%, 15% dan kontrol positif (ketokonazol 64,85%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun binahong dapat menghambat pertumbuhan jamur Trichophyton rubrum. Pada konsentrasi ekstrak etanol daun binahong 0% (kontrol negatif), 5%, 10%, 15% dan kontrol positif (ketokonazol 64,85%) berturut- turut memiliki persentase daya hambat yaitu 0,00%, 80,64%, 83,66%, 88,10% dan 100,00%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pada konsentrasi esktrak etanol daun binahong 15% paling efektif menghambat pertumbuhan jamur Trichophyton rubrum dengan daya hambat 88,10%.