Institusion
Universitas Bengkulu
Author
Apridawati, Apridawati
Aliman, Aliman
Puspa , Djuwita
Subject
L Education (General)
Datestamp
2014-11-12 04:25:49
Abstract :
Rumusan masalah umum penelitian ini yaitu bagaimana manajemen unit produksi menumbuhkan sikap kewirausahan pada siswa SMK N 1 Bengkulu Selatan? Permasalahan khusus antara lain : (1) bagaimana perencanaan manajemen unit produksi dalam rangka menumbuhkan sikap kewirausahaan pada siswa SMKN 1 Bengkulu Selatan?, (2) bagaimana pengorganisasian manajemen unit produksi dalam rangka menumbuhkan sikap
kewirausahaan pada siswa SMKN 1 Bengkulu Selatan?, (3) bagaimana pelakasanaan manajemen unit produksi dalam rangka menumbuhkan sikap kewirausahaan pada siswa SMKN 1 Bengkulu Selatan?, (4) bagaimana monitoring dan evaluasi guru yang mengajar mata pelajaran kewirausahaan, tenaga manajemen unit produksi, dan siswa dalam manajemen unit produksi
dalam rangka menumbuhkan sikap kewirausahaan pada siswa SMKN 1 Bengkulu Selatan?, (5) bagaimana pembiayaan manajemen unit produksi dalam rangka menumbuhkan sikap kewirausahaan pada siswa SMKN 1 Bengkulu Selatan?, (6) faktor apa saja yang menjadi pendukung dan penghambat dalam membangun manajemen unit produksi untuk menumbuhkan sikap kewirausahaan pada siswa SMKN 1 Bengkulu Selatan?,(7) usaha apa sajakah yang dilakukan oleh manajemen unit produksi untuk menumbuhkan sikap kewirausahaan pada siswa SMKN 1 Bengkulu Selatan? Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan manajemen unit produksi untuk menumbuhkan sikap kewirausahaan pada siswa SMK N 1 Bengkulu Selatan, Sedangkan tujuan penelitian ini secara khusus yaitu (1)
untuk mendeskripsikan perencanaan manajemen unit produksi dalam rangka menumbuhkan sikap kewirausahaan pada siswa SMKN 1 Bengkulu Selatan; (2) untuk mendeskripsikan pengorganisasian manajemen unit produksi dalam rangka menumbuhkan sikap kewirausahaan pada siswa SMKN 1 Bengkulu
Selatan; (3) untuk mendeskripsikan pelaksanaan manajemen unit produksi dalam rangka menumbuhkan sikap kewirausahaan pada siswa SMKN 1 Bengkulu Selatan; (4) untuk pendeskripsikan monitoring dan evaluasi guru
yang mengajar mata pelajaran kewirausahaan, tenaga manajemen unit produksi, dan siswa dalam manajemen unit produksi dalam rangka menumbuhkan sikap kewirausahaan pada siswa SMKN 1 Bengkulu Selatan; (5) untuk mendeskripsikan pembiayaan manajemen unit produksi dalam rangka menumbuhkan sikap kewirausahaan pada siswa SMKN 1 Bengkulu Selatan; (6) untuk mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat dalam membangun manajemen unit produksi dalam rangka menumbuhkan sikap kewirausahaan pada siswa SMKN 1 Bengkulu Selatan; (7) untuk mendeskripsikan usaha yang dilakukan manajemen unit produksi dalam rangka menumbuhkan sikap kewirausahaan pada siswa SMKN 1 Bengkulu Selatan.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru yang mengajar kompetensi kewirausahaan, tenaga pengelola unit produksi, dan
siswa sebagai subyek penelitian. Subyek dipilih secara purposive (bertujuan) yaitu memfokuskan pada informan-informan yang menjadi sumber dan kaya dengan informasi tentang manejemen unit produksi pada SMKN 1 Bengkulu
Selatan. dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Data yang yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis menurut Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan unit produksi belum mengalami peningkatan untuk menumbuhkan sikap kewirausahaan pada siswa SMKN 1 Bengkulu Selatan. Hal itu karena belum sesuai dengan simpulan teoritik tentang manajemen unit produksi yang mestinya direncanakan secara
sistematis atau komprehensif, dalam pelaksanaanya disesuaikan dengan rencana yang tertulis, dievaluasi dan menggunakan alat evaluasi yang valid, diadakan revisi rencana dan implementasi, belum mampu membuka cakrawala
fenomena bisnis, belum tercapainya kesejahteraan individu (siswa yang ikut serta dalam kegiatan di unit produksi), dan belum memperlihatkan nilai tambah bagi sekolah karena unit produksi dikelola secara tidak transparan maksudnya semua yang ada di kelola oleh individu dengan peralatan sekolah namun hasilnya untuk kesejahteraan individu. Sedangkan permasalahan yang di hadapi antara lain berkenaan dengan; permodalan, teknologi yang masih sederhana, kualitas pengetahuan dan keterampilan tenaga kerja (pengelola unit produksi) sangat terbatas, dan akses pasar yang lemah. Hasil temuan yang sudah sesuai dengan teeoritik yaitu; dilakukan peninjauan terhadap potensi daerah yang menonjol disesuaikan dengan jurusan yang ada di sekolah sebagai faktor pendukung dalam manajemen unit produksi (dapat memperhatikan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang tersedia di daerah Bengkulu Selatan) yakni membuka praktik daripada mata pelajaran kewirausahaan yaitutata boga karena bahan mentah benyak terdapat disekitar/lingkungan siswa dengan har murah, mampu menimbang dan memilih berbagai bentuk usaha dan bagimana memulainya khususnya dibidang memasak, akan tetapi hal ini tidak sesuai dengan jurusan yang ada di SMKN 1 Bengkulu Sealatan.