DETAIL DOCUMENT
MANAJEMEN LABORATORIUM IPA (STUDI DESKRIPTIF KUALITATIF DI SMPN 1 KAUR SELATAN)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bengkulu
Author
Fitri, Desiana
Aliman, Aliman
Osa, Juarsa
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2014-11-12 04:40:26 
Abstract :
Masalahan umum penelitian ini adalah bagaimana manajemen laboratorium IPA di SMPN 1 Kaur Selatan. Permasalahan khusus penelitian ini adalah : bagaimanakah perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi dan apasajakah faktor pendukung dan penghambat dalam manajemen laboratorium IPA SMPN 1 Kaur Selatan?; Tujuan penelitian ini untuk mendiskripsikan tentang manajemen laboratorium IPA di SMPN 1 Kaur Selatan yang berkaitan dengan kegiatan akademis khususnya mata pelajaran IPA. Selanjutnya tujuan khusus: untuk mendeskripsikan Perencanaan, engorganisasian, monitoring dan evaluasi, Faktor pendukung dan penghambat dalam manajemen laboratorium IPA di SMPN 1 Kaur Selatan. Metode yang digunakan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Responden penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kurikulum, kepala laboratorium, laboran, guru IPA dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik induktif model Miles and Huberman, yang meliputi langkah- langkah, yaitu: (1) pengumpulan data, (2) data reduction, (3) data display, dan (4) drawing conclusion / verification. Hasil penelitian ini sebagai berikut : Pertama perencanaa (Planning) didalam manajemen laboratorium IPA berbentuk program kerja laboratorium yang disusun oleh kepala laboratorium dan diketahui oleh kepala sekolah. Proses perencanaan program kerja laboratorium IPA dibuat berdasarkan hasil musyawarah kepala laboratorium, laboran , waka kurikulum, guru, kepala sekolah. Proses perencanaan program kerja disusun pada awal tahun pelajaran. Penyusunan perencanaan program kerja menggunakan pedoman yaitu buku pedoman pengelolaan laboratorium IPA SMP yang dikeluarkan departemen pendidikan nasional yang didapat dari Diknas Kabupaten Kaur. Program kerja disosialisasikan kepada warga sekolah pada saat rapat koordinasi. Selain perencanaan prorgam kerja SMPN 1 Kaur Selatan juga merencanakan pengadministrasian laboratorium, pengadaan alat dan bahan serta dana yang diperlukan untuk kegiatan laboratorium IPA, usaha pencegahan terjadinya kecelakaan dengan menyediakan kotak PPPK dan tabung kebakaran serta merancang SOP berupa tata tertib guru dan siswa. Kedua pengorganisasian manajemen laboratorium IPA SMPN 1 Kaur Selatan disusun berdasarkan garis organisasi dalam pengelolaan laboratorium, sudah terdapat rincian pembagian tugas dan wewenang. Pendelegasi dan wewenang dari jalur komando langsung pada setiap bagian dibawahnya berdasarkan hirarkinya. Pengorganisasian oleh kepala sekolah yang melibatkan wakil-wakil kepala sekolah, kepala laboratorium, laboran dan guru. Pemilihan dan penempatan disesuaikan dengan kemampuan yang dimiliki masing-masing personil sehingga pengelolaan laboratorium dapat berjalan walaupun masih terdapat kekurangan yang disebabkan latar belakang laboran bukan berasal dari disiplin ilmu serta belum adanya tenaga teknisi untuk perbaikan dan pemeliharaan alat laboratorium IPA, untuk meminimalisir hal tersebut pihak sekolah telah merencanakan untuk mengikut sertakan pengelola laboratorium mengikuti pelatihan tentang pengelolaan laboratoriun serta membuka lowongan kerja bagi yang berminat menjadi tenaga teknisi laboratorium. Ketiga pelaksanaan kegiatan di laboratorium IPA SMPN 1 Kaur Selatan mengacu pada program kerja yang ada. Guru setiap awal semester/ tahun pelajaran menyusun program semester/ tahunan yang sesuai kegiatan laboratorium yang ditanda tangani kepala sekolah. Sebelum pelaksanaan pratikum, guru mengisi format permintaan/peminjaman alat dan bahan, diserahkan ke kepala laboratorium atau laboran, minimal 1 minggu sebelum pratikum. Pedoman yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan laboratorium IPA yaitu Program kerja laboratorium SMPN 1 Kaur Selatan tahun 2013/2014, arahan pembina laboratorium, buku petunjuk pengelolaan laboratorium SMP yang dikeluarkan Departemen Pendidikan Nasional. Selama pelaksanaan kegiatan, guru mengawasi, dan memberi bantuan apabila ada siswa yang mempunyai permasalahan tentang kegiatan yang dilakukan, serta melakukan penilaian. Penanaman ikut merasa memiliki laboratorium ditanamkan pada proses pelaksanaan kegiatan pratikum. Di dalam kegiatan pratikum guru melakukan proses penilaian, penilaian kemampuan kognitif, afektif dan psikomotor. Keempat monitoring manajemen laboratorium IPA SMPN 1 Kaur Selatan dilakukan oleh kepala sekolah selain pada supervisi proses belajar mengajar pada umumnya, kepala sekolah juga memonitoring proses pengelolaan laboratorium secara khusus yaitu dengan memonitoring laporan bulanan dan tahunan serta adanya evaluasi kegiatan laboratorium IPA dilakukan pada akhir tahun ajaran oleh pembina laboratorium, kepala laboratorium, laboran dan guru IPA mereka duduk bersama mendengarkan hasil laporan kepala laboratorium dan mencari jalan atau solusi untuk masalah yang dihadapkan, serta merancang program kerja tahun ajaran berikutnya. Kelima faktor penunjang dalam pelaksana 
Institution Info

Universitas Bengkulu