Institusion
Universitas Bengkulu
Author
Oktorina, Fipta
Bambang, Sahono
Puspa , Djuwita
Subject
L Education (General)
Datestamp
2014-11-12 08:35:44
Abstract :
Rumusan masalah umum penelitian ini adalah bagaimana supervisi akademik kepala SLB Negeri Kota Bengkulu. Rumusan masalah khusus penelitian ini; (1) Bagaimanakah kepala sekolah menyusun program supervisi akademik ? (2) Bagaimanakah kepala sekolah melaksanakan supervisi akademik ?(3) Bagaimanakah kepala sekolah monitoring dan evaluasi supervisi akademik ?(4) Apa saja faktor pendukung dan faktor penghambat dalam melaksanakan supervisi akademik ? (5) Bagaimana upaya mengatasi faktor penghambat dalam
supervisi akademik ? Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan supervisi akademik kepala SLB Negeri Kota Bengkulu. Tujuan khusus penelitian ini untuk
mendeskripsikan; (1) Penyusunan program supervisi akademik kepala sekolah. (2) Pelaksanaan supervisi akademik kepala sekolah. (3) Monitoring dan evaluasi supervisi akademik. (4) Faktor pendukung dan faktor penghambat dalam supervisi
akademik. (5) Upaya mengatasi rendahnya kinerja guru di SLB Negeri Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru SLB Negeri Kota Bengkulu. Cara yang
digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan
penarikan kesimpulan. Hasil penelitian secara umum adalah bahwa supervisi akademik kepala sekolah di SLB Negeri Kota Bengkulu telah menerapkan fungsi-fungsi manajemen. Pertama, perencanaan supervisi akademik merumuskan program
supervisi akademik dengan rapat kecil bersama guru senior dan wakil kepala sekolah yang membantu kepala sekolah merencanakan supervisi akademik. Kedua, pelaksanaan supervisi akademik di SLB Negeri Kota Bengkulu Kota
Bengkulu dimana kepala sekolah memberikan penilaian terhadap guru melalui kegiatan pra kunjungan kelas, pelaksanaan kunjungan kelas dan pasca kunjungan
kelas. Ketiga, monitoring dan evaluasi supervisi akademik di SLB Negeri Kota Bengkulu selalu dimonitor dan dipantau oleh kepala sekolah. Keempat, hasil supervisi akademik dievaluasi sehingga terdapat faktor pendukung padala
pelaksanaan supervisi akademik adalah para guru selalu siap untuk dievaluasi oleh kepalsa sekolah karena menyadari bahwa kegiatan supervisi akademik yang dilakukan kepala sekolah untuk memberikan masukan yang berharga bagi
kebaikan proses dan hasil pembelajaran yang dilakukan guru di sekolah. Kelima, faktor penghambat pada pelaksanaan supervisi akademik adalah adanya beberapa kesulitan yang dialami oleh kepala sekolah dimana dalam mensupervisi guru yang bukan bidang studi yang menjadi latar belakang pendidikan kepala sekolah. solusi yang diberikan adalah kepala sekolah rumpun pelajaran untuk mengatasi kesulitan
yang dialami guru berkait permasalahan yang timbul pada palaksanaan kegiatan pembelajaran. Simpulan secara umum penelitian ini adalah bahwa supervisi akademik kepala sekolah di SLB Negeri Kota Bengkulu telah menerapkan fungsi-fungsi manajemen (perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi). Secara khusus dapat disimpulkan; Pertama, perencanaan supervisi akademik di SLB Negeri Kota Bengkulu berupa merumuskan program supervisi akademik dengan
mengadakan rapat kecil bersama wakil kepala sekolah dan beberapa guru senior. Langkah yang dilakukan adalah dengan membentuk tim pembantu supervisi yang diberi Surat Keputusan (SK) oleh kepala sekolah. Kedua, pada pelaksanaan
supervisi akademik di SLB Negeri Kota Bengkulu, kepala sekolah memberikan penilaian terhadap setiap guru melalui kegiatan pra kunjungan kelas, pelaksanaan kunjungan kelas dan pasca kunjungan kelas. Rata-rata setiap guru telah dapat
melaksanakan proses pembelajaran dalam hal administrasi perencanaan pembelajaran dan kegiatan pembelajaran telah terkategori baik sesuai standar proses berdasarkan hasil analisis dan evaluasi hasil supervisi oleh kepala sekolah.
Ketiga, pada monitoring dan evaluasi dalam pelaksanaan supervisi akademik di SLB Negeri Kota Bengkulu selalu dimonitor atau dipantau oleh kepala sekolah, kemudian hasilnya dievaluasi. Kepala sekolah juga melakukan tindak lanjut dengan mengadakan kegiatan pasca supervisi untuk merefleksi hasil supervisi yang telah dilakukan. Bentuk tindak lanjut yang dilakukan berupa sharing kemudian mendengarkan penjelasan guru yang bersangkutan. Keempat, faktor pendukung pelaksanaan supervisi akademik adalah para guru selalu siap untuk disupervisi oleh kepala sekolah karena menyadari bahwa kegiatan supervisi akademik yang dilakukan kepala sekolah adalah untuk memberikan masukan yang berharga bagi kebaikan proses dan hasil pembelajaran yang dilakukan guru di sekolah. Kelima, faktor penghambat pada pelaksanaan supervisi akademik ini adalah adanya beberapa kesulitan yang dialami oleh kepala sekolah yang berupa jika kepala sekolah mensupervisi guru yang bukan bidang studi yang menjadi latar belakang pendidikan kepala sekolah, solusi yang dapat diberikan adalah deng