DETAIL DOCUMENT
MOTIVASI KERJA GURU BERSERTIFIKAT PENDIDIK DALAM PEMBELAJARAN (STUDI DESKRIPTIF KUANTITATIF DI SD NEGRI 146 SELUMA)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bengkulu
Author
Rendra , Mekki
Rohiat, Rohiat
Manap, Somantri
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2014-11-13 01:53:55 
Abstract :
Salah satu penyebab rendahnya mutu pendidikan di Indonesia adalah komponen mutu guru. Rendahnya profesionalitas guru di Indonesia dapat dilihat dari kelayakan guru mengajar. Peranan guru bersifat multidimensional karena peran guru beraneka ragam, yaitu guru sebagai pendidik atau orang tua, pengajar, pemimpin atau manajer, produsen atau pelayan, pembimbing atau fasilitator, motivator atau stimulator, peneliti atau narasumber. Pendidik merupakan tenaga profesional yang bertugas merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan bimbingan dan pelatihan, serta melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Rumusan masalah penelitian ini secara umum yaitu bagaimana motivasi kerja guru bersertifikat pendidik di SDN 146 Seluma? Rumusan masalah secara khusus yaitu: (1) Bagaimana motivasi kerja guru bersertifikat pendidik di SDN 146 Seluma dalam perencanaan pembelajaran? (2) Bagaimana motivasi kerja guru bersertifikat pendidik di SDN 146 Seluma dalam pelaksanaan pembelajaran? (3) Bagaimana motivasi kerja guru bersertifikat pendidik di SDN 146 Seluma dalam evaluasi pembelajaran? Tujuan penelitian ini secara umum adalah untuk mendiskripsikan motivasi kerja guru bersertifikat pendidik di SD Negeri 146 Seluma. Secara khusus tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui motivasi kerja guru bersertifikat pendidik dalam perencanaan pembelajaran di SD Negeri 146 Seluma. (2) Untuk mengetahui motivasi kerja guru bersertifikat pendidik dalam pelaksanaan pembelajaran di SD Negeri 146 Seluma. Untuk mengetahui motivasi kerja guru bersertifikat pendidik dalam evaluasi pembelajaran di SD Negeri 146 Seluma. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif adalah penelitian yang pembahasannya menggunakan pengolahan kata-kata dan kalimat yang digambarkan dengan mendeskripsikan hasil penelitian. Penelitian ini bertempat di SD Negeri 146 Seluma dengan fokus penelitian untuk mengetahui sejauh mana motivasi kerja guru bersertifikat pendidik di SD Negeri 146 Seluma. Penelitian ini tidak memiliki hipotesis, sehingga penelitian ini tidak ditujukan untuk menguji hipotesis yang telah dirumuskan untuk ditolak atau diterima, hanya ditekankan pada pengumpulan data untuk mendeskripsikan keadaan sebenarnya yang terjadi di lapangan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Untuk itu peneliti mengembangkan instrumen penelitian yaitu pedoman observasi, pedoman wawancara dan pedoman studi dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah secara induktif dengan langkah-langkah: reduksi data, penyajian data, penafsiran data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja guru bersertifikat Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti pada SDN 146 Seluma, peneliti dapat mengetahui motivasi kerja guru bersertifikat pendidik di SDN 146 Seluma dalam melaksanakan tugas pembelajaran. Pertama, dalam perencanaan pembelajaran, Motivasi pembelajaran yang dimiliki guru bersertifikat pendidik. Yaitu, 50% guru sudah memiliki motivasi dalam kategori baik, hal ini dapat dilihat dari indicator focus tanggung jawab, prestasi yang dimiliki, pengembangan diri dalam setiap perencanaan, serta kemandirian guru dalam mengerjakan suatu perencanaan pembelajaran dengan baik, 30% guru bersertifikat pendidik memiliki motivasi dalam katagori cukup, hal ini juga tergambar dari belum ada kemauan guru untuk meningkatkan keterampilan untuk menyatu dengan tugas, hal ini juga dapat dilihat dari indicator tanggung jawab, prestasi, pengembangan diri dan kemandirian, sedangkan yang 20% nya lagi adalah guru yang memiliki sertifikat yang sudah tergolong berumur,motivasi yang dimilikinya hanya mengandalkan teman sejawat. Motivasi pelaksanaan pembelajaran di dalam kelas guru bersertifkat pendidik, 60% guru bersertifikat pendidik sudah dalam rentang nilai baik, persentase ini di gambarkan oleh keseriusan guru dalam menyiapkan media pembelajan, motede yang digunakan bervariasi, adannya prestasi yang Nampak yaitu nilai beljar siswa di atas UKM, menjalankan tugas pembelajaran dengan baik, hal ini tergambar dari indicator tanggung jawab, prestasi, pengembangan diri, kemandirian. 20% guru bersertifikat tergolong dalam katagori cukup, untuk pelaksanaan pembelajaran sudah baik tetapi perlu kerja keras lagi untuk lebih mengeluarkan segala kemampuan/ metode untuk melaksanakan pembelajaran, sedangkan 20% guru nya lagi adalah guru yang memiliki sertifikat yang sudah tergolong berumur, mereka hanya bias melepaskan tanggung jawab mengajar saja tampa menggunakan kemampuan/ metode pembelajaran. Ketiga, Motivasi pembelajaran guru bersertifikat pendidik dalam evaluasi pembelajaran. 60% guru sudah memahami betul potensi yang dimiliki siswa dalam evaluasi pembelajaran, membuat tes tertulis dan non tertulis, melatih siswa mengembangkan diri dengan cara tidak memilih jalan mudah untuk menyelesaikan tugas evaluasi pembela 
Institution Info

Universitas Bengkulu