Institusion
Universitas Bengkulu
Author
Listiani , Tyas
Herawan, Sauni
Antory, Royan
Subject
K Law (General)
Datestamp
2014-11-17 09:06:41
Abstract :
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa pertimbangan hakim Pengadilan Negeri Kepahiang dan hakim Pengadilan Tinggi Bengkulu yang menjatuhkan vonis di bawah ancaman pidana minimum khusus dalam perkara narkotika dan untuk mengetahui serta menganalisa pertimbangan Mahkamah Agung terhadap Putusan Pengadilan Negeri Kepahiang dan Pengadilan Tinggi Bengkulu yang menjatuhkan vonis di bawah ancaman pidana minimum khusus dalam perkara narkotika. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan kasus dengan cara meneliti bahan pustaka berupa Putusan Pengadilan Negeri Kepahiang dan Putusan Pengadilan Tinggi Bengkulu serta Putusan Mahkamah Agung. Dari hasil penelitian diketahui pertimbangan hakim Pengadilan Negeri Kepahiang dan hakim Pengadilan Tinggi Bengkulu yang menjatuhkan vonis di bawah ancaman pidana minimum khusus dalam perkara narkotika berupa pertimbangan hal-hal yang bersifat yuridis maupun non yuridis serta hal-hal yang memberatkan dan meringankan, hakim juga mempertimbangkan rasa keadilan dan kemanusiaan bagi kepentingan masa depan terdakwa, Putusan hakim Pengadilan Negeri Kepahiang dan hakim Pengadilan Tinggi Bengkulu dengan mempertimbangkan segala aspek yang bersifat yuridis, filosofis, dan sosiologis sehingga keadilan yang ingin dicapai, diwujudkan, dan dipertanggungjawabkan dalam Putusan ini telah berorientasi pada keadilan hukum, keadilan moral dan keadilan masyarakat serta pertimbangan Mahkamah Agung terhadap Putusan Pengadilan Negeri Kepahiang dan Pengadilan Tinggi Bengkulu yang menjatuhkan vonis di bawah ancaman pidana minimum khusus dalam perkara narkotika hanya mempertimbangkan aspek yang bersifat yuridis sehingga keadilan yang ingin dicapai, diwujudkan, dan dipertanggungjawabkan dalam Putusan ini hanya berorientasi pada keadilan hukum.