Institusion
Universitas Bengkulu
Author
Baderan, Lestendri Febriani
Syalfinaf , Manaf
Helmiyetti, Helmiyetti
Subject
Q Science (General)
Datestamp
2014-11-17 12:00:47
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas fraksi metanol-air biji buah makasar (Brucea javanica [L.] Merr.) dalam menghambat aktivitas P. berghei dan meningkatkan respon imunitas seluler fase pra-eritrosit. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Januari 2014-Maret 2014 di Laboratorium Fisiologi Hewan jurusan Biologi FMIPA Universitas Bengkulu dan Laboratorium Kimia Farma. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 5 pengulangan. Perlakuan terdiri dari kontrol negatif, kontrol positif yakni Artemisinin Combination Therapy (ACT) dan perlakuan fraksi metanol-air biji B. javanica dengan dosis P2 : 38,93 g/kgbb, P3 : 48,93 mg/kgbb dan P4 : 58,93 mg/kgbb. Penelitian fraksi metanol air dimulai dengan cara serbuk biji B. javanica kering dimaserasi menggunakan etanol 96% kemudian dipekatkan dengan rotary evaporator. Ekstrak yang didapat difraksinasi dengan metanol-air 6:4 dengan pembanding n-heksan dengan perbandingan 1:1 v/v. Mencit donor diambil darahnya kemudian diinjeksikan ke mencit perlakuan. Setelah mencit uji positif uji indeks parasitemia < 3 % dilanjutkan dengan perlakuan fraksi metanol-air biji B. javanica kemudian dilakukan perhitungan angka parasitemia, prosentase leukosit, diferensial leukosit, dan pengukuran kadar ALT dan AST. Dari uji ANOVA Fraksi metanol-air B. javanica berpengaruh sangat nyata terhadap prosentase leukosit mencit yang diinfeksi P. berghei pada fase pra-eritrosit. Fraksi metanol-air biji B. javanica dosis 48,93 mg/kgbb dapat menghambat pertumbuhan P.berghei pada fase pra-eritrosit dengan indeks parasitemia terendah yaitu 2,25 %. Respon imunitas seluler dosis 48,93 mg/kgbb pada hari ke-1, 3, dan 5 dengan nilai 13,50%, 14,66%, 15,50%. Hasil pengukuran kadar ALT dan AST berkisar normal pada fase pra-eritrosit