Institusion
Universitas Djuanda
Author
Yuzakky Saputri, Intan Hamidah
Subject
JA Political science (General)
Datestamp
2022-12-27 02:55:49
Abstract :
INTAN HAMIDAH YUZAKKY SAPUTRI, Program Studi Sains
Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik, dan Ilmu Komputer, Universitas
Djuanda, 2022, Pemeliharaan Hubungan Komunikasi Interpersonal Antara Anak
dan Orang Tua Tiri dalam Membangun Harmonisasi Keluarga (Studi di Desa
Sukatani Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor), Pembimbing I: Dra. Hj.
Sukarelawati, M.Si, Pembimbing II: Dr. Ali Alamsyah Kusumadinata., S.P., M.Si.
Proses komunikasi yang dilakukan oleh anak dan orang tua tiri di dalam
keluarga merupakan jenis komunikasi interpersonal. Hubungan orang tua dengan
anak merupakan hubungan yang spesifik dan berbeda dengan jenis hubungan
yang lainnya karena tingkat keintiman saat berkomunikasi. Dari hubungan
tersebut akan menciptakan komunikasi interpersonal diadik di antara keduanya.
Permasalahan antara anak dan orang tua tiri merupakan permasalahan yang sangat
penting. Ketidakharmonisan ini sering kali terjadi karena adanya miss
komunikasi. Sehingga pemeliharaan komunikasi interpersonal antara anak dan
orang tua tiri dalam membangun harmonisasi keluarga, menarik untuk diteliti.
Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui bagaimana komunikasi
interpersonal diadik anak dengan orang tua tiri dalam keluarga, (2) untuk
menganalisis pemeliharaan hubungan komunikasi interpersonal dalam
membangun harmonisasi keluarga antara anak dan orang tua tiri.
Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan
pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini, yaitu sumber
data primer dan sumber data sekunder. Penelitian ini menggunakan informan
sebagai pengumpulan data, informan kunci penelitian ini ialah anak yang
memiliki orang tua tiri dalam satu rumah dan informan pendukung ialah orang tua
tirinya. Proses analisis data penelitian ini menggunakan model Miles dan
Huberman.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pentingnya anak dan orang tua tiri
sering saling bertemu (tatap muka) secara interpersonal diadik dalam keluarga.
Faktor seringnya bertemu akan menghasilkan penilaian positif bagi kedua belah
pihak sehingga timbul keterbukaan, empati, kesetaraan dan sikap mendukung.
Kesulitan dalam membangun hubungan antara anak dan orang tua tiri terlihat dari
seberapa seringnya anak dengan orang tua tiri tersebut berkomunikasi. Pentingnya
kerjasama dalam menjalin komunikasi yang terjadi secara terus menerus dan
mendalam, hal tersebut dapat berpengaruh terhadap hubungan antara anak dengan
orang tua tiri tersebut menjadi lebih dekat. Disimpulkan bahwa komunikasi
interpersonal dalam pemeliharaan hubungan sangat efektif bagi anak dan orang
tua tiri untuk membangun harmonisasi keluarga.