Abstract :
Raka Pratama Putra, Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial,
Ilmu Politik, dan Ilmu Komputer, Universitas Djuanda Bogor, 2022. Analisis
Pelaksanaan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan Terpusat pada Dinas
Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bogor, Pembimbing I: Bapak R. Akhmad
Munjin, Drs., M.Si., Pembimbing II: Denny Hernawan, Drs., MA.
Berdasarkan hasil observasi ditemukan beberapa permasalahan seperti kurang up
to date data kependudukan, kesalahan input karena human error, serta server yang
digunakan dalam proses Adminduk mengalami offline karena adanya fenomena migrasi
data, yaitu perpindahan basis data lokal ke basis data pusat. Dengan adanya
permasalahan tersebut kemudian dilakukan penelitian untuk mendapatkan informasi yang
belum diketahui oleh mayoritas umum terkait pelaksanaan SIAK Terpusat yang
sebenarnya pada Disdukcapil Kabupaten Bogor.
Penelitian mengacu kepada teori kesuksesan Sistem Informasi Manajemen yang
dikemukakan oleh DeLone dan McLean dengan beberapa dimensi yaitu kualitas sistem,
kualitas informasi, kualitas pelayanan, intensitas penggunaan, dan kepuasan pemakai
sehingga dapat diketahui manfaat bersihnya. Pendekatan penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif, yang berasal dari hasil observasi, dokumentasi, dan wawancara.
Kemudian dilakukan pemanfaatan data kualitatif dan dijabarkan secara deskriptif. Hasil
wawancara didapatkan dari informan yang dipilih menggunakan teknik purposive
sampling pada Operator SIAK dan accidental sampling pada masyarakat. Informan
terdapat 14 orang yang terdiri dari Kasie SIAK, Operator SIAK yang mewakili setiap
bagian, dan masyarakat.
Hasil penelitian menunjukan adanya perkembangan aplikasi SIAK yang
sebelumnya SIAK Terdistribusi berubah menjadi SIAK Terpusat. Permasalahan yang
masih ditemui ketika dilakukannya penelitian yaitu terjadinya aplikasi SIAK Terpusat
yang belum stabil karena aplikasi yang masih terbilang baru belum sampai 1 bulan
penggunaannya pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bogor.
Akibatnya menyebabkan ketidaknyamanan dari kedua belah pihak karena masyarakat
yang sudah datang menjadi tidak dapat melakukan administrasi kependudukan dan pihak
dinas tidak dapat melakukan pelayanan publik secara optimal, serta belum mencapai
tahap memuaskan bagi pengguna ataupun masyarakat. Sehingga mempengaruhi
penilaian yang mana perolehan penilaian dari setiap informan dihasilkan nilai rata-rata
7.60 untuk pelayanan (Baik) dan 7.67 untuk kepuasan pengguna (Baik).
Aplikasi SIAK Terpusat sudah cukup membantu dalam melakukan kegiatan
Adminduk karena intensitas penggunaannya tinggi, akan tetapi kepuasan pengguna masih
belum memuaskan sehingga diperlukan adanya perbaikan agar manfaat bersih yang
didapatkan akan menjadi lebih optimal. Masyarakat juga memberikan masukan yaitu
dilakukannya penambahan loket untuk kegiatan Adminduk untuk menekan jumlah
antrian.