Abstract :
Yuli Sri Kurnia, Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial,
Ilmu Politik dan Ilmu Komputer, 2018, Partisipasi Masyarakat Dalam
Implementasi Kebijakan Vaksinasi Covid-19 (Studi Kasus di Kecamatan Bogor
Selatan, Kota Bogor), Pembimbing I : Dr. Hj. Rita Rahmawati, Dra., M.Si.,
Pembimbing II : Faisal Tri Ramdani, S.Sos., M.A.P.
Sasaran vaksin yang tersedia untuk Kecamatan Bogor Bogor Selatan sekitar
130,293. Masih adanya beberapa masyarakat yang belum melaksanakan vaksinasi
Covid-19 menjadi indikasi bahwa tingkat partisipasi masyarakat dalam
pelaksanaan vaksinasi Covid-19 belum optimal.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi masyarakat dan
implementasi kebijakan pada pelaksanaan vaksinasi Covid-19 serta faktor kendala
dan upaya apa saja untuk mengatasi masalah pada pelaksanaan vaksinasi Covid?19 di Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.
Penelitian ini menggunakan teori yang dikemukan oleh Edward III yg
mengatakan bahwa terdapat empat faktor yang mengimplementasikan suatu
kebijakan publik yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur organisasi
serta teori dari Cohen dan Uphoff bahwa partisipasi masyarakat dibedakan
menjadi empat, yaitu partisipasi dalam pengambilan keputusan, partisipasi dalam
pelaksanaan, partisipasi dalam pemanfaatan dan partisipasi evaluasi.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang digunakan untuk
mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah dikumpulkan secara utuh
dan realitas. Data penelitian dikumpulkan dengan teknik wawancara, observasi
dan kuesioner yang kemudian diolah menjadi angka sehingga dapat digunakan
untuk memperoleh kesimpulan.
Hasil perhitungan dari penelitian menggunakan rumus Slovin yang
memiliki tingkat kesalahan 10% untuk indikator partisipasi masyarakat
memperoleh skor 3,46 termasuk kedalam kategori Baik dan untuk indikator
implementasi kebijakan memperoleh skor 3,85 dikategorikan Baik dikarenakan
partisipasi masyarakat atau peran serta seperti ikut dalam pendataan sasaran
vaksinasi, berpartisipasi dalam program vaksinasi Covid-19, komunikasi yang
baik antara pihak kecamatan/ satgas Covid-19 dengan masyarakat, sumber daya
yang baik dan tercukupi, sikap dari para satgas pada saat melakukan sosialisasi,
monitoring serta evaluasi menjadikan partisipasi masyarakat baik dalam
pelaksanaan program vaksinasi.
Namun ada hal yang harus ditingkatkan yaitu [1] mengadakan sosialisasi
dan penyuluhan secara berkala, karena mengingat masih adanya masyarakat yang
tidak mau untuk di vaksinasi. [2] melakukan monitoring serta memberikan
informasi terkait informasi vaksinasi.