Abstract :
Ranna Septyani Andhika. B.1810213. Karakteristik Kimia dan Organoleptik
Virgin Coconut Oil (VCO) dengan Kombinasi Metode Pemanasan dan Enzimatis.
Di bawah bimbingan Tiana Fitrilia dan Siti Nurhalimah.
Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan salah satu produk olahan daging
buah kelapa tua yang masih segar yang dibuat dengan atau tanpa proses pemerasan
dan penambahan air yang diproses dengan atau tanpa proses pemanasan serta aman
untuk dikonsumsi. Pada penelitian ini Virgin Coconut Oil (VCO) dibuat dengan
kombinasi metode pemanasan dan enzimatis. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh suhu pemanasan dan konsentrasi enzim papain yang
digunakan terhadap Virgin Coconut Oil (VCO). Penelitian ini menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktor. Faktor pertama adalah suhu
pemanasan (A) yang terdiri dari tiga taraf perlakuan yaitu 40°C, 50°C, 60°C dan
faktor yang kedua adalah konsentrasi enzim papain (B) yang terdiri dari tiga taraf
perlakuan yaitu 0,05%, 0,10%, 0,15% dengan dua kali ulangan. Analisis data yang
digunakan yaitu uji ANOVA dan uji lanjut Duncan. Analisis produk Virgin
Coconut Oil (VCO) yang dilakukan meliputi pengamatan rendemen, uji kimia
(kadar air, asam lemak bebas, dan bilangan peroksida) serta uji organoleptik
(warna, aroma dan rasa) untuk mengetahui kualitas dari Virgin Coconut Oil (VCO)
yang dihasilkan. Virgin Coconut Oil (VCO) terpilih adalah kombinasi metode
pemanasan suhu 40°C dan konsentrasi enzim papain 0,05% dengan rendemen
31,670%, kadar air 0,089%, asam lemak bebas 0,118%, dan bilangan peroksida
1,114 mg ek/kg, tidak berwarna dengan skor 8,220, beraroma khas kelapa segar
dengan skor 8,040, rasa yang normal dengan skor 8,000. Hasil ini sudah memenuhi
syarat mutu minyak kelapa virgin menurut SNI 7381:2008.