Abstract :
Rohmah Widyaningrum. B.1710073. Analisis Fisikokimia Dan Mikrobiologi
Depot Air Minum Isi Ulang Di Desa Kadumanggu. Dibawah bimbingan
Muhammad Rifqi dan Titi Rohmayanti.
Meningkatnya Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) dikalangan masyarakat
sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan air, namun tidak semua industri
penyedia air telah memenuhi persyaratan kualitas air minum. Air minum isi ulang
merupakan salah satu jenis air minum yang dapat langsung diminum tanpa dimasak,
karena telah mengalami proses pemurnian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
menganalisis sifat fisika, kimia dan mikrobiologis pada Depot Air Minum Isi Ulang
Di Desa Kadumanggu, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini
menggunakan metode deskriptif. Pengambilan sampel Depot Air Minum Isi Ulang
(DAMIU) menggunakan metode purposive sampling, dimana sampel yang diambil
sebanyak 10 sampel dengan 2x ulangan. Sampel tersebut dianalisis untuk
mengetahui kualitas secara fisika, kimia maupun mikrobiologi dengan mengacu
pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 492 Tahun 2010. Hasil penelitian secara
fisika meunjukkan air depot tidak berbau dan tidak berwarna, suhu masing-masing
depot menunjukkan hasil 25°C, zat padat terlarut menunjukkan hasil sekitar 54-107
mg/L, dan pada kekeruhan berkisar 0,075?0,111 NTU. Secara kimia pada
pengijuan pH berkisar 6,72-7,1, kadar besi berkisar 0,000-0,019 mg/L, mangan
berkisar 0,008-0,016 mg/L, klorida berkisar 0,737?3,687 mg/L, dan pada
kesadahan sekitar 40-47 mg/L. Namun secara mikrobiologis sampel yang di uji
menunjukkan hasil tercemarnya bakteri. Pada Coliform berkisar 2-184/100mL
sampel, dan pada bakteri E.coli berkisar 1-6/100mL. Sehingga dapat disimpulkan
bahwa Depot Air Minum Isi Ulang di Desa Kadumanggu tidak layak untuk
dikonsumsi. Karena air yang tercemar bakteri tidak layak untuk diminum.