Abstract :
Octaviany Saragih B.2010185. Karakteristik Kimia dan Sensori Cookies Berbahan
Baku Tepung Kacang Kedelai (Glycine max L) dan Tepung Biji Nangka (Artocarpus
heterophyllus Lamk). Di bawah bimbingan Sri Rejeki Retna Pertiwi dan Sahirman.
Salah satu bentuk pangan olahan yang dapat dibuat melalui sumber pangan lokal adalah
cookies yang menggunakan tepung terigu sebagai bahan baku. Tepung terigu
merupakan komoditi impor yang meningkat dari tahun ke tahun sehingga diperlukan
upaya untuk mengurangi ketergantungan tepung terigu salah satunya mengganti tepung
terigu dengan tepung kacang kedelai dan tepung biji nangka. Tujuan dari penelitian ini
adalah membuat inovasi dan diversifikasi produk cookies berbahan baku tepung
kacang kedelai dan tepung biji nangka dengan perbandingan 90:10, 85:15, 80:20, dan
75:25. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengap (RAL) dengan dua kali
ulangan. Analisa produk meliputi uji kimia dengan parameter uji air, abu, protein,
lemak, dan karbohidrat, serta uji mutu sensori dan uji hedonik yang meliputi parameter
warna, aroma, tekstur, rasa, dan penambahan parameter overall pada uji hedonik
sebagai penentu produk terpilih. Produk terpilih didapatkan pada perbandingan tepung
kacang kedelai : tepung biji nangka (90:10). Hasil uji kimia pada produk cookies
terpilih memiliki kadar air 2,47%, kadar abu 2,61%, kadar protein 11,39%, kadar lemak
26,24%, dan kadar karbohidrat 56,61%. Hasil uji mutu sensori dari skor maksimum 10
pada produk terpilih yaitu warna 6,92; aroma 7,73; tekstur 7,40; rasa 6,66. Sedangkan
hasil uji hedonik dari skor maksimum 10 pada produk terpilih yaitu warna 6,94; aroma
6,63; tekstur 6,75; rasa 7,12 dan overall 7,01.