Abstract :
Chaerunnisa Maulina. B.1710177. Profil Sensori dan Protein Mochi Dengan
Perbandingan Tepung Ketan dan Tepung Kacang Merah (Phaseolus Vulgaris L.)
Di Bawah Bimbingan Distya Riski Hapsari dan Muhammad Rifqi.
Mochi merupakan olahan pangan berbahan baku tepung kacang merah.
Flavor langu yang ada di tepung kacang merah ada kecenderungan rendah terhadap
karakteristik aroma dan rasa, sehingga penambahan daun pandan yang memiliki bau
khas bisa menutupi bau langu dan meningkatkan sensori mochi tepung kacang merah.
Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan perbandingan tepung ketan dengan
tepung kacang merah dalam pembuatan mochi. Rancangan penelitian ini
menggunakan (RAL) satu faktor yaitu rasio membandingkan jumlah tepung ketan
dengan tepung kacang merah dan menggunakan tiga taraf perlakuan yakni (75:25),
(65:35), dan (50:50) dengan dua kali ulangan untuk setiap perlakuan. Analisis data
dalam penelitian ini menggunakan sidik ragam (ANOVA). Hasil uji mutu sensori (
rasa, warna, aroma, dan tekstur), uji mutu hedonik (rasa, warna, aroma, tekstur, dan
overall) dan uji kadar protein dinyatakan tidak memiliki pengaruh nyata terhdap
mochi tepung kacang merah. Mochi terpilih didapatkan dengan rata?rata nilai
paling tinggi uji mutu sensori , uji mutu hedonik dan uji kadar protein yakni
perlakuan perbandingan50% tepung ketan dan 50% tepung kacang merah dengan
hasil uji mutu sensori menunjukan rasa mochi manis, warna hijau tua, beraroma
tidak langu, dan tekstur kenyal. Hasil uji mutu hedonik rasa, warna, aroma, tekstur
dan overall mochi mengarah ke suka. Hasil uji kadar protein didapatkan hasil
sebesar 9,01% hasil tersebut sudah memenuhi syarat SNI 01-3840-1995 kue semi
basah kadar protein min 9%. Nilai rata ? rata uji kimia yaitu kadar air 39,95 %,
kadar abu 0,90%, kadar lemak 6,51%, dan karbohidrat 40,80%