Abstract :
Namira Indah Pratiwi. B.1810634. Karakteristik Organoleptik dan Fisikokimia
Minuman Fungsional Ekstrak Kulit Buah Mangga Golek, Ekstrak Jahe Merah dan
Madu. Dibawah bimbingan Nindya Atika Indrastuti dan Distya Riski Hapsari.
Mangga golek merupakan salah satu varietas unggul di Indonesia. Pemanfaatan
kulit mangga varietas lokal dalam bentuk segar sebagai bahan baku minuman
fungsional belum tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kulit
mangga golek matang menjadi produk minuman fungsional siap saji dengan
penambahan ekstrak jahe merah dan madu rambutan yang bertujuan untuk
meningkatkan sifat fungsionalserta sensori dari ekstrak kulit mangga sebagai upaya
diversifikasi pangan. Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak
Lengkap (RAL) 1 faktor dengan tiga taraf perlakuan (ekstrak kulit mangga: ekstrak
jahe merah: madu rambutan) yaitu A0 (100%:0%:0%), A1 (85%:10%:5%), dan A2
(75%:15%:10%). Analisis yang dilakukan meliputi uji organoleptik (mutu sensori
dan hedonik), fisik (total padatan terlarut dan pH), serta kimia (aktivitas antioksidan
dan total fenol). Penurunan kadar ekstrak kulit mangga golek yang diikuti dengan
bertambahnya kadar ekstrak jahe merah serta madu rambutan memberikan
kecenderungan dalam peningkatan nilai mutu sensori, hedonik, total padatan
terlarut, aktivitas antioksidan dan total fenol, namun memberikan kecenderungan
menurunkan nilai pH pada minuman fungsional secara signifikan. Minuman
fungsional ektrak kulit mangga golek terpilih yakni formula A2 yang memiliki
mutu sensori warna orange (6,84), aroma tidak khas kulit mangga (5,50), rasa tidak
khas kulit mangga (5,48), aftertaste tidak pahit (6,93), penampakan yang keruh
(3,35) dan keseluruhan yang tidak khas kulit mangga (5,83), serta memiliki tingkat
kesukaan hedonik sangat suka dengan skor bekisar 6,18-6,99. Formula terpilih
memiliki nilai total padatan terlarut sebesar 10,6°Brix; pH 4,83; aktivitas
antioksidan 51,07% dan total fenol 0,48 mg GAE/g.