Abstract :
Rosi Padilah. B1810612. Karakteristik Kimia dan Sensori Permen Jelly dengan
Penambahan Sari Buah Terong Belanda (Solanum betaceum Cav.) dan Ekstrak
Pegagan (Centella asiatica (L.) Urb.). Skripsi. Di bawah bimbingan Rosy Hutami
dan Raden Siti Nurlaela.
Permen jelly merupakan suatu produk olahan bertekstur lunak yang diproses
dengan penambahan gelatin sehingga menghasilkan produk yang kenyal, harus
dicetak dan diproses aging. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan buah
terong belanda dan pegagan pada pembuatan permen jelly sebagai salah satu bentuk
diversifikasi pangan. Rancangan percobaan yang digunakan pada penelitian ini
adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yaitu perbandingan sari terong
belanda dan ekstrak pegagan dengan empat taraf perlakuan (90%:10%, 85%:15%,
80%:20%, 75%:25%). Analisis data yang digunakan adalah ANOVA dengan Uji
Lanjut Duncan dengan selang kepercayaan 95%. Analisa yang digunakan meliputi
analisis mutu sensori, hedonik dan uji kimia (kadar air, kadar abu, kadar gula
reduksi dan kadar sakarosa) untuk menentukan produk terpilih yang sesuai dengan
standar mutu SNI. Kemudian dilakukan uji kadar flavonoid pada produk terpilih.
Produk terpilih yaitu permen jelly dengan perbandingan konsentrasi 90% sari
terong belanda dan 10% ekstrak pegagan yang memiliki kadar air 49,56%, kadar
abu 0,21%, kadar gula reduksi 8,02%, kadar sakarosa 42,37% dan kadar flavonoid
0,0585 mg/100g. Hasil mutu sensori permen jelly terpilih menghasilkan warna ke
arah orange kecokelatan cerah (skor 6,900), rasa ke arah sedikit tidak pahit (skor
6,773), aroma ke arah tercium aroma pegagan, agak tercium aroma terong belanda
(skor 4,755) serta tekstur ke arah kenyal (skor 7,828). Hasil uji hedonik pada
permen jelly terpilih untuk parameter warna, rasa, tekstur dan overall ke arah suka
(skor 6,333-7,813) dan parameter aroma ke arah kurang suka (skor 4,808).