Abstract :
Wafa Yaitunnisa. B.1710513. Sifat Organoleptik dan Antioksidan Bakso Daging
Ayam dengan Penambahan Ekstrak Umbi Bit (Beta vulgaris L.). Skripsi.
Dibawah bimbingan Tiana Fitrilia dan Intan Kusumaningrum.
Bakso merupakan produk olahan berbahan dasar daging. Berbagai
modifikasi bakso dilakukan untuk memperbaiki karakteristik dan kandungan
gizinya, sehingga meningkatkan nilai tambah produk. Tujuan dari penelitian ini
adalah mengetahui dan mempelajari pengaruh rasio penambahan ekstrak umbi bit
terhadap sifat kimia dan organoleptik bakso ayam broiler. Penelitian ini
menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor, dengan tiga taraf
perlakuan dan dua ulangan. Masing-masing perlakuan yaitu rasio umbi bit dan air,
antara lain (25%: 75%, 50%: 50%, 75%: 25%). Analisis yang dilakukan yaitu uji
kimia (uji aktivitas antioksidan dan kadar air) dan organoleptik (mutu sensori dan
hedonik). Bakso ayam terpilih dianalisis sifat kimianya (kadar abu, kadar protein,
kadar lemak, dan kadar karbohidrat). Hasil penelitian menunjukkan bahwa
penambahan ekstrak umbi bit berpengaruh terhadap mutu warna, warna, aroma
dan overall. Perlakuan bakso ayam terbaik adalah penambahan rasio ekstrak umbi
bit: air 75%: 25% yang memiliki nilai aktivitas antioksidan 656,24 ?g/mL,
65,83% kadar air, 2,34% kadar abu, 15,10% kadar protein, 8,85% kadar lemak,
dan 7,88% kadar karbohidrat.