Abstract :
Andi Suardi. B.1510605. Karakteristik Mutu Sensori dan Fisikokimia Bakso
Ayam Dengan Subtitusi Kulit Ceker Ayam. Dibawah Bimbingan M. Fakih
Kurniawan dan Intan Kusumaningrum.
Bakso merupakan produk olahan daging yang terbuat dari daging sapi, ayam,
atau ikan yang digiling hingga halus dan ditambahkan tepung dan bumbu.
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh penambahan kulit ceker
ayam terhadap sifat mutu sensori dan fisikokimia bakso ayam. Penelitian ini
menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) satu faktor yaitu perbandingan
daging ayam dan ceker (90%:10%, 80%:20%, 70%:30%, 60%:40% dan
50%:50%). Bakso kemudian diuji mutu sensori dan hedonik (warna, rasa, tekstur,
aroma), kemudian yang terpilih diuji (kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar
protein), dan uji kekenyalan menggunakan tekstur analyzer. Hasil penelitian
menunjukkan produk terbaik yaitu dengan formula (70%:30%) dengan
penambahan ceker ayam optimum sebesar 30%, jika penambahan lebih banyak
cenderung menurunkan kualitas mutu sensori. Hasil uji analisis kimia dengan
perbandingan daging ayam dan ceker (70%:30%) merupakan formula bakso ayam
paling tinggi dengan kadar kadar air 70,24%, kadar abu 2,22%, kadar lemak
3,62%, dan protein 9,77%, hasil uji mutu fisik tingkat kekenyalan pada bakso
ayam sebesar 86,8 fg.