Abstract :
Indri Nuraeni. B. 1810283. Karakteristik Fisikokimia dan Sensori Nasi Instan
dengan Penambahan Ekstrak Bawang Dayak (Eleutherine bulbosa). Di bawah
bimbingan Rosy Hutami dan Distya Riski Hapsari.
Nasi instan adalah beras yang dimasak dalam waktu singkat, perlu
penambahan bahan pangan agar nasi dapat berkurang indeks glikemiknya salah
satunya dengan penambahan ekstrak bawang Dayak. Bawang Dayak (Eleutherine
bulbosa) masih kurang pemanfaatannya dibidang pangan, lebih sering digunakan
dibidang kesehatan sebagai obat maka dari itu tujuan dari penelitian ini untuk
mengaplikasikan ekstrak bawang Dayak dengan metode PLE (Pressurized Liquid
Extraction) pada produk pangan. Rancangan percobaan yang digunakan adalah
Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yaitu dengan penambahan ekstrak
bawang Dayak (0,5%;1%;1,5%). Hasil analisis data penelitian menggunakan
analisis sidik ragam (ANOVA) dengan Uji Lanjut Duncan dengan selang
kepercayaan 95%. Produk terpilih dari ketiga perlakuan (0,5%;1%;1,5%) yaitu
pada perlakuan penambahan ekstrak bawang Dayak 1,5% yang memiliki
karakteristik fisik waktu rehidrasi 8,09 menit, densitas kamba 0,702 g/ml, daya
serap air 31% dan volume pengembangan 138,3%. Untuk uji mutu sensori warna
merah pekat (skor 3,751), aroma agak tidak tercium bawang Dayak (skor 5,772),
tekstur kurang pulen (skor 4,071), rasa tidak pahit (skor 7,107), aftertaste tidak
terasa sepat (skor 7,012) dan mempunyai tingkat kesukaan warna suka (skor 6,947),
aroma suka (skor 6,413), tekstur kurang suka (skor 4,824), rasa hampir suka (skor
5,139), aftertaste agak suka (skor 5,435) serta overall agak suka (skor 5,623).
Sedangkan kandungan kimianya yaitu memiliki kadar total fenol sebesar 12,1 mg
GAE/100g, kadar air 11,98%, kadar abu 0,3%, kadar protein 10,91%, kadar lemak
8,33%, kadar karbohidrat 68,48% dan kalori 392,53 kkal