Abstract :
Mir?atu Saa?diah Septiani. B.1710739. Karakteristik Fisikokimia dan Sensori
Fruit Leather Berbahan Baku Campuran Buah Kemang (Mangifera caesia) dan
Labu Parang (Cucurbita moschata Durch). Di bawah bimbingan Rosy Hutami dan
Titi Rohmayanti.
Fruit leather adalah pangan olahan pangan yang berbahan baku daging buah yang
dihancurkan dan dikeringkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik
fisik, kimia, mutu sensori dan hedonik (tingkat kesukaan) fruit leather buah kemang
dan labu parang. Rancangan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap
(RAL) satu faktor yaitu perbandingan buah kemang dan labu parang yang terdiri dari
tiga taraf perlakuan yaitu A1 (2:3), A2 (1:1), dan A3 (3:2) dengan dua kali ulangan
untuk setiap perlakuan. Analisis data yang digunakan adalah sidik ragam analysis of
variance (ANOVA), apabila hasil sidik ragam ANOVA (p<0,05), maka akan
dilakukan uji lanjut dengan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada taraf
kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan antara bubur
buah kemang dan bubur labu parang memberikan pengaruh terhadap karakteristik
fisik (kuat tarik), karakteristik kimia (kadar air dan kadar serat kasar) dan terhadap uji
mutu sensori (rasa, warna, tekstur). Fruit leather terpilih yaitu fruit leather dengan
perbandingan buah kemang dan labu parang A1 (2:3) yang memiliki nilai rata-rata
karakteristik fisik dan kimia yaitu kuat tarik sebesar 0,06 N/mm2
, elongasi sebesar
9,484%, kadar air 26,48%, aktivitas air (Aw) 0,78, kadar serat kasar 4,34%, dan
derajat keasaman (pH) 4,2. Dengan nilai rata-rata uji mutu sensori yaitu rasa 4,940,
warna 7,200, aroma 5,8, tekstur 4,5, dan uji hedonik yaitu rasa 6,3, warna 7,0, aroma
6,5, tekstur 6,6 dan overall 7,2.