Abstract :
Sintia Ramadhan. B.1711082. Karakteristik Organoleptik dan Kimia Sushi Nori
Rumput Laut (Eucheuma cottonii) dan Daun Kelor (Moringa oleifera) dengan
Penambahan Kolang Kaling (Arenga pinnata). Di bawah bimbingan Titi
Rohmayanti dan Siti Aminah.
Nori merupakan makanan tradisional Jepang yang diolah dari rumput laut
Porphyra. Rumput laut jenis ini jarang dibudidayakan di Indonesia, sehingga
penggunaan sumber bahan baku alternatif diperlukan untuk memaksimalkan
potensi sumber pangan lokal tanpa ketergantungan pada bahan pangan impor.
Nori pada penelitian ini dibuat dari bahan rumput laut Eucheuma cottonii, daun
kelor dengan penambahan kolang kaling. Penelitian ini bertujuan untuk
memanfaatkan rumput laut Eucheuma cottonii, daun kelor dan kolang kaling pada
pembuatan sushi nori. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan
Acak Lengkap (RAL) dua faktor yaitu faktor A adalah perbandingan rumput laut
Eucheuma cottonii dan kelor (40:60, 60:40, 80:20) dan faktor B adalah
penambahan kolang kaling (10%, 20%, 30%). Hasil analisis data uji kadar air
menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) dengan Uji Lanjut Duncan dengan
selang kepercayaan 95% sedangkan analisis data uji mutu sensori dan hedonik
menggunakan distribusi frekuensi. Sushi nori terpilih yaitu pada perbandingan
rumput laut Eucheuma cottonii 60% dan daun kelor 40% dengan penambahan
kolang kaling 30% dengan penilaian mutu sensori warna hijau kehitaman 63,3%,
rasa agak pahit 43,3%, aroma daun 36,7%, tekstur mudah digulung 36,7% dan
mempunyai tingkat kesukaan warna 66,7%, aroma 40%, rasa 60%, tekstur 50%
dan overall 60%. Hasil uji kimia sushi nori terpilih yaitu kadar air 15,84%, kadar
abu 7,87%, kadar protein 19,67%, kadar lemak 3,60%, kadar karbohidrat 57,36%
dan serat kasar 11,51%