DETAIL DOCUMENT
POTENSI PENGEMBANGAN PLASTIK BIODEGRADABLE BERBASIS TEPUNG GADUNG DENGAN PENAMBAHAN CMC (CARBOXYMETHIL CELLULOSE) DAN GLISEROL
Total View This Week0
Institusion
Universitas Djuanda
Author
Nursakila, Siti
Subject
T Technology (General) 
Datestamp
2023-01-02 08:06:16 
Abstract :
Siti Nursakila. B.1710025. Potensi Pengembangan Plastik Biodegradable Berbasis Tepung Gadung dengan Penambahan CMC (Carboxymethyl Cellulose) dan Gliserol. Dibawah bimbingan Tiana Fitrilia dan Titi Rohmayanti. Bioplastik merupakan salah satu alternatif pengganti palstik konvensional. Salah satu produk pangan yang berpotensi sebahai bahan baku bioplastik adalah umbi gadung yang diolah menjadi tepung. Kelemahan bioplastik yaitu sifat fisik (kuat tarik dan elastisitas) yang rendah, sehingga perlu ditambahakn filler dan plasticizier. Filler yang diigunakan adalah CMC yang dikombinasikan dengan gliserol sebagai plasticizier. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh CMC dan gliserol pada ketebalan, kuat tarik, persen pemanjangan, ketahanan air dan lamanya waktu degradasi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor yaitu CMC (10%, 15% dan 20%) dan gliserol (25%, 30% dan 35%) dengan dua kali pengulangan. Hasil menunjukkan bahwa penambahan CMC dan gliserol dapat meningkatkan nilai kuat tarik dan persen pemanjangan. Formulasi terbaik yaitu CMC 15% dan gliserol 30% menghasilkan kuat tarik sebesar 2,055 MPa dan persen pemanjangansebesar 49,130%. Formulasi terbaik untuk ketahanan air yaitu CMC 10% dan gliserol 35% dengan hasil sebesar 27,435%. Lama waktu yang diperlukan agar bioplastik terdegradasi sempurna berkisar antara 7 hari 4 jam sampai 9 hari 22 jam 
Institution Info

Universitas Djuanda