Abstract :
Amelya Putri Zamzami. B1710094. Potensi Ekstrak Kulit Pisang (Musa
paradisiaca) sebagai Inhibitor ?-Glukosidase secara In Silico. Di bawah bimbingan
Titi Rohmayanti dan Tiana Fitrilia.
Diabetes melitus (DM) terjadi karena tidak seimbangnya jumlah transportasi gula
ke dalam sel, penyimpanan gula di dalam hati, dan pengeluaran gula dari hati
sehingga gula darah meningkat dan ikut terbawa keluar bersama urin sehingga urin
mengandung banyak gula. Penurunan gula darah dapat dilakukan dengan
menghambat aktivitas enzim ?-glukosidase. Penelitian ini dirancang untuk
mempelajari potensi ekstrak kulit pisang sebagai inhibitor enzim ?-glukosidase
dengan metode penambatan molekul berdasarkan nilai energi ikatan bebas Gibbs
(?G), nilai RMSD, aturan lipinski, dan interaksi residu asam amino dengan sisi aktif
reseptor secara in silico. Hasil penambatan senyawa ekstrak kulit pisang memiliki
nilai RMSD (Root Mean Square Deviation) ? 2,5 Å dengan senyawa yang paling
baik adalah 1,2-Benzenedicarboxylic acid mono (2-ethylhexylester) (0,051 Å).
Selain itu, nilai energi ikatan bebas Gibbs (?G) menghasilkan nilai antara -3,1
kkal/mol hingga ?6,4 kkal/mol yang lebih rendah dari ligan 7 validasi (-2,4
kkal/mol). Dari hasil penambatan menunjukan interaksi ligan ekstrak kulit pisang
terhadap reseptor memiliki ikatan hidrogen yang paling baik adalah 1,2-
Benzenedicarboxylic acid mono (2-ethylhexylester) pada gugus asam amino
LEU355, ARG608, TYR360 dengan tambahan ikatan hidrofobik TYR360. Kestabilan
ikatan senyawa ekstrak kulit pisang diprediksikan cukup stabil yang ditunjang
dengan ditambahnya ikatan hidrofobik dan ikatan elektrostatik