Abstract :
Nawfal Imanudin. B.1710747. Potensi Senyawa Aktif Ekstrak Kayu Manis
Padang (Cinnamomum burmanii) sebagai Inhibitor Enzim Aldose Reductase
secara Molecular Docking. Dibawah bimbingan M. Fakih Kurniawan dan Titi
Rohmayanti
Neuropati diabetes juga merupakan salah satu komplikasi yang diakui
berhubungan dengan meningkatnya stres oksidatif. Stres oksidatif dapat
meningkat baik karena peningkatan produksi radikal bebas atau penurunan
pertahanan antioksidan. Penyebab stres oksidatif dapat dicegah dengan
menghambat enzim aldose reductase. Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari
potensi senyawa aktif ekstrak kayu manis padang sebagai inhibitor enzim aldose
reductase secara molecular docking dengan menggunakan beberapa analisis
diantaranya aturan Lipinski, prediksi aktivitas aldose reductase inhibitor, nilai
energi ikatan bebas Gibbs (?G), nilai RMSD (Root Mean Square Deviation) dan
interaksi residu asam amino. Hanya senyawa levoglucosan yang tidak dikonsumsi
secara oral karena tidak memenuhi lebih dari satu aturan Lipinski. Semua
senyawa aktif kayu manis padang memiliki nilai PA>PI artinya memiliki potensi
aktivitas aldose reductase inhibitor namun rendah. Adapun hasil senyawa aktif
yang memiliki potensi penghambatan terbaik diantaranya adalah phenol, 1,2-
benzenediol, 4-methyl-catechol dan p-cresol. Masing-masing senyawa tersebut
memiliki energi ikatan bebas Gibbs sebesar -5,9; -6,2; -5,8 dan -6,7 kkal/mol dan
masing-masing memiliki nilai RMSD sebesar 0,020Å, 0,092 Å, 0,042 Å dan
0,052 Å serta ligan uji ekstrak kayu manis padang memiliki interaksi residu asam
amino yang sama dengan ligan validasi melalui ikatan hidrogen yaitu THR113
,
CYS303 dan ikatan hidrofobik yaitu TYR309 dan LEU300
.