DETAIL DOCUMENT
KARAKTERISTIK FISIKO KIMIA DAN ORGANOLEPTIK BAKSO DAGING SAPI, BAKSO DAGING CELENG, DAN BAKSO SAPI CAMPUR DAGING CELENG DENGAN PENAMBAHAN BAHAN PENGENYAL DAN BUMBU
Total View This Week0
Institusion
Universitas Djuanda
Author
Nuraeni, Komala
Subject
T Technology (General) 
Datestamp
2023-01-04 08:23:57 
Abstract :
Komala Nuraeni. B.1710569. Karakteristik Fisiko Kimia dan Organoleptik Bakso Daging Sapi, Daging Celeng, dan Bakso Daging Sapi Campur Daging Celeng Dengan Bahan Pengenyal dan Bumbu. Di bawah bimbingan Lia Amalia, S.S., ST., M.T dan Dr. Nur?aini Herawati, S.Si., M.Sc. Bakso merupakan produk olahan daging yang sangat digemari, yang berbahan baku daging sapi, ayam, atau ikan. Harga daging yang semakin naik, produsen daging olahan melakukan substitusi bahan utama dengan menggunakan daging yang harganya lebih murah untuk menekan biaya produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisik dan kimia pada bakso daging sapi campur daging celeng dan untuk mengetahui organoleptik bakso daging sapi, bakso daging celeng dan bakso daging sapi campur daging celeng. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor dengan tiga taraf perlakuan dan 2 ulangan untuk setiap perlakuan. Taraf perlakuan yang diujikan A1 100% daging sapi, A2 100% daging celeng, dan A3 50% daging sapi:50% daging celeng. Analisis data yang digunakan adalah ANOVA dengan Uji Lanjut Duncan dengan selang kepercayaan 95% pada uji organoleptik. Hasil penelitian menunjukan penggunaan daging pada pembuatan bakso sapi, bakso celeng dan bakso sapi campur daging celeng berpengaruh nyata terhadap mutu sensori bakso. Sifat fisik tekstur dengan Texture Profile Analysis yang meliputi hardness 1335,0, springiness 1,000, cohesiveness 0,63, guminess 844,54 dan chewiness 844,54. Nilai warna menggunakan kolorimeter meliputi nilai L* sebesar 57,71, a* 4,59 dan b* 15,89. Sifat kimia bakso sapi campur daging celeng memiliki kadar air 67,16%, kadar abu 3,52%, kadar protein 13,54%, kadar lemak 1,09% dan kadar karbohidrat 6,48%. 
Institution Info

Universitas Djuanda