Abstract :
Novi Agustiani. B.1611305. Sifat Fisikokimia dan Hedonik Cuko Pempek Berbahan
Baku Gula Aren Lokal Bogor. Dibimbing oleh Aminullah dan Titi Rohmayanti.
Gula aren merupakan salah satu bahan baku dalam pembuatan cuko pempek.
Umumnya gula aren yang dipakai yaitu gula aren yang didatangkan dari daerah
tertentu. Tujuan penelitian ini untuk mempelajari pengaruh bahan baku yaitu
penggunaan jenis gula aren dan perbandingan gula dengan air terhadap tingkat
kesukaan, viskositas serta Total Padatan Terlarut/TPT cuko pempek. Metode
penelitian terbagi menjadi 2 (dua) tahap yaitu penelitian pendahuluan dan penelitian
utama. Penelitian pendahuluan menggunakan Rancangan Acak Lengkap 1 faktor
yaitu konsentrasi cabai (1%, 3%, 5% dan 7%). Penelitian utama menggunakan
Rancangan Acak Faktorial. Faktor A penggunaan jenis gula aren (gula aren
Palembang, gula aren Leuwiliang dan gula aren Bogor Selatan). Faktor B yaitu
perbandingan gula dengan air (1:1), (1:2) dan (1:3). Data dianalisis dengan uji sidik
ragam ANOVA. Hasil uji hedonik tahap kesatu didapatkan konsentrasi cabai 5%
sebagai tingkat kepedasan cuko yang paling disukai panelis. Komposisi kimia gula
aren Palembang, gula aren Leuwiliang dan gula aren Bogor Selatan memiliki kadar
air berturut-turut 5,75%; 9,61 dan 10,11%, kadar abu berturut-turut 1,19%; 8,54%
dan 2,56%, kadar gula pereduksi berturut-turut 7,05%; 4,16% dan 5,08% serta kadar
sukrosa berturut-turut 72,2%; 76,3% dan 72,5%. Hasil uji lanjut Duncan
menunjukkan bahwa jenis gula aren dan perbandingan gula dengan air berpengaruh
terhadap tingkat kesukaan pada parameter viskositas dan overall, nilai TPT dan nilai
viskositas cuko pempek. Penggunaan gula aren Bogor Selatan dan perbandingan
gula:air (1:2) sebagai kombinasi perlakuan terpilih.