Abstract :
Vla merupakan saus yang dibuat dari susu, kuning telur, gula, maizena, dan vanili.
Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan labu parang sebagai diversifikasi produk dalam
bentuk vla, mempelajari pengaruh penambahan pure labu parang dan tepung maizena untuk
menghasilkan vla terbaik berdasarkan uji organoleptik (uji hedonik dan mutu sensori),
mempelajari uji kimia (kadar air, abu, protein, lemak, karbohidrat, aktivitas antioksidan, dan
kandungan ?-karoten pada produk vla terpilih, mempelajari pengaruh penambahan berbagai
konsentrasi gula pasir pada vla terhadap uji TPC. Penelitian ini terdiri atas dua tahap. Tahap
satu menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan lima taraf yaitu
perbandingan pure labu parang dengan tepung maizena (16,6%:5%, 15,1%:6,5%, 13,6%:8%,
12,1%:9,5%, 10,6%:11%) dengan dua kali ulangan. Analisa produk meliputi uji Organoleptik,
(uji sensori dan uji hedonik), data penelitian mengunakan sidik ragam dan uji duncan jika ada
pengaruh nyata (p<0,05). Hasil uji Organoleptik perlakuan terbaik terdapat pada konsentrasi
(16,6%:5%). Produk dengan hasil terbaik dilakukan pengujian kimia meliputi kadar air 7,81%,
abu 0,084%, lemak 7,53%, protein 9,02%, aktivitas antioksidan 649,594 ppm, dan beta karoten
sebesar 175,53 ?g/g. Tahap tiga perbandingan gula pasir ( 25%, 27,5%, 30%, 32,5%, 35%)
dengan dua kali ulangan. data penelitian mengunakan sidik ragam dan uji duncan jika ada
pengaruh nyata (p<0,05). Pada hasil uji kadar air, pH, dan uji TPC, perlakuan terbaik terdapat
pada konsentrasi gula pasir (32,5%) dengan lama penyimpanan hari ke 1, ke 3, ke 6, dan ke 9.
Analisa produk meliputi uji kadar pH hari ke (1) 6,124, hari ke (3) 6,135, hari ke (6) 6,257,
hari ke (9) 6,238. Uji kadar air pada hari ke (1) 7,3%, hari ke (3) 6,62%, hari ke (6) 6,60%, hari
ke (9) 6,61%. Uji TPC hari ke (1) 4,4x101* Cfu/g, hari ke (3) 2,2x101* Cfu/g, hari ke (6) 6,9x101
Cfu/g, hari ke (9) 3,9x102 Cfu/g.