Abstract :
Muhammad Irsyal Amirulloh, B1610688. Minyak Atsiri Kulit Jeruk Lemon (Citrus
Limon) dengan Ekstraksi Kohobasi sebagai Pengawet Pangan Alami dalam
Menghambat Pertumbuhan Escherichia Coli. Dibawah bimbingan Lia Amalia, S.S.,
S.T., dan Reinoviar, Ir. M.Si
Minyak atsiri kulit jeruk lemon (Citrus Limon) memiliki daya antibakteri terhadap
bakteri. Senyawa yang terkandung didalam kulit jeruk lemon yang memiliki aktivitas
antibakteri adalah Limonen. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh
konsentrasi minyak atsiri kulit jeruk lemon dan pengenceran suspensi bakteri
Escherichia coli terhadap daya hambat Escherichia coli, mempelajari komponen
minyak atsiri kulit jeruk lemon (Citrus Limon) menggunakan GC-MS. Desain
penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap 2 faktor dengan masing-masing
taraf perlakuan dengan ulangan 2 untuk setiap perlakuan. Perlakuan konsentrasi terdiri
atas A1 yaitu dengan konsentrasi minyak atsiri 25%, A2 dengan konsentrasi minyak
atsiri 50%, A3 dengan konsentrasi minyak atsiri 75%, dan A4 dengan konsentrasi
minyak atsiri 100%. Perlakuan Pengenceran terdiri atas B1 yaitu pengenceran 10-1 dan
B2 dengan pengenceran 10-3
. Data dianalisis menggunakan sidik ragam (ANOVA) dan
dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil uji aktivitas antimikroba menunjukkan bahwa
perlakuan konsentrasi berpengaruh dalam menghambat bakteri Eschericha coli dengan
memiliki aktivitas antimikroba yang kuat hingga sangat kuat. Nilai rata-rata yang
diperoleh yaitu A1 dengan 11.85mm, A2 dengan 14.57mm, A3 dengan 18.70mm, dan
A4 dengan 21.27mm. sedangkan perlakuan pengenceran tidak berpengaruh. hal
tersebut dikarenakan Perbedaaan pengenceran yang tidak signifikan menjadikan tidak
berpengaruh nyata, seharusnya adanya pengenceran yang signifikan seperti
pengenceran 10-5 yang berjarak jauh untuk mendapatkan hasil yang sesuai. Analisa
senyawa aktif dalam minyak atsiri kulit jeruk lemon menggunakan GC-MS didapatkan
8 senyawa kimia dengan senyawa tertinggi yaitu D-limonen 79,38%.