Abstract :
Salmiah Rahayu Bilqisthy. B.1710538. Karakteristik Fisiko Kimia dan Organoleptik bakso
daging sapi, bakso daging tikus, dan bakso daging sapi campur daging tikus dengan
penambahan bahan pengenyal dan bumbu. Dibawah bimbingan Lia Amalia, S.S., S.T., M. T
and Dr. Nur?Aini Herawati, S.Si., M. Sc.
Bakso merupakan produk makanan yang telah tersebar dan disukai masyarakat Indonesia.
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi preferensi konsumen dalam memilih bakso
meliputi warna, rasa, dan tekstur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisik dan
kimia bakso daging sapi, bakso daging tikus dan bakso daging sapi campur daging tikus.
Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap 1 faktor dengan 3 taraf perlakuan dan 2
ulangan untuk setiap perlakuan. Perlakuan terdiri dari kelompok A1 yaitu bakso berbahan
daging sapi 100%, kelompok A2 merupakan bakso dengan menggunakan bahan dasar daging
tikus 100% dan kelompok A3 adalah bakso yang dibuat dengan rasio campuran daging sapi
50% dan daging tikus 50%. Analisis data yang digunakan adalah sidik ragam (ANOVA)
dengan Uji lanjut Duncan pada selang kepercayaan 95% pada uji organoleptik. Hasil mutu
uji sensori pada ketiga perlakuan perbedaan jenis daging berpengaruh nyata terhadap warna
dan tidak berpengaruh nyata terhadap kekenyalan bakso. Sifat kimia bakso sapi campur
daging tikus memiliki kadar air 69,47%, kadar abu 3,64%, kadar protein 11,87%, kadar
lemak 1,29%, kadar karbohidrat 8,49%. Uji tingkat kekenyalan bakso daging sapi campur
tikus dengan Texture Profile Analysis meliputi nilai hardness 1216,9 gf springiness 1,000 gs
cohesiveness 0,621 gumminess 754,2 dan chewiness 754,2. Nilai rerata Lightness (L*) 59,13
Redness (a*) 4,36 dan Yellowness (b*) 14,49.