Abstract :
Sisi Sersia Saprina. B1710167. Karakteristik Fisikokimia Horog-Horog. Di
bawah bimbingan Lia Amalia dan Tiana Fitrilia.
Horog-horog merupakan makanan khas kota Jepara yang bersumber dari pati aren
dengan proses pengukusan. Riset ini bertujuan mempelajari karakter fisik dan
kimia horog-horog. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap satu
faktor yaitu pengukusan dengan 2 taraf perlakuan A1 (bahan horog-horog tanpa
pengukusan) dan A2 (horog-horog). Hasil analisis sidik ragam menujukkan bahwa
pengukusan memberikan pengaruh terhadap kadar air, serat kasar dan total gula,
serta tidak memberikan pengaruh terhadap kadar abu dan kadar pati horog-horog.
Butiran pati horog-horog berbentuk tidak beraturan dan memiliki profil
gelatinisasi pati tipe C yang ditandai dengan tidak memiliki viskositas puncak
serta viskositas breakdown yang menunjukkan ketahanan terhadap panas yang
tinggi. Kadar air horog-horog A1 5,85%, kadar abu 0,16%, kadar pati 50,11%,
kadar serat kasar 0,43% dan kadar total gula 6,94%. Sedangkan kadar air horog?horog A2 2,94%, kadar abu 0,08%, kadar pati 50,99%, kadar serat kasar 0,23%
dan kadar total gula 5,28%.